Mochamad Iriawan Resmi Jadi Ketum PSSI, Ini Kata Pelatih PSS Sleman

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berharap Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dapat mengelola kompetisi sepak bola Indonesia ke arah lebih baik.

Mochammad Iriawan resmi menjadi Ketua Umum PSSI periode 2019-2023 setelah mengumpulkan 82 dukungan suara dari total 85 voter.

Dia terpilih sebagai Ketua Umum PSSI melakui Kongres Luar Biasa yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta pada Sabtu (3/11/2019).

Selain pemilihan Ketua Umum PSSI, dalam Kongres Luar Biasa juga memilih Wakil Ketua Umum dan anggota Komite Eksekutif (Exco).

Dalam Kongres Luar Biasa PSSI, Mochammad Iriawan alias Iwan Bule didampingi oleh dua wakilnya, Cucu Soemantri dan Iwan Budianto.

Terpilihnya Mochammd Iriawan sebagai Ketua Umum PSSI membuat banyak pihak menyampaikan harapan penting untuk dunia sepak bola Indonesia.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro mengatakan, terpilihnya Iwan Bule sebagai Ketua Umum PSSI diharapkan dapat mengubah tata kelola sepak bola Indonesia.

Dilansir BolaSport.com dari laman Tribun Jogja, Minggu (3/11/2019), Seto berharap bukan hanya pembenahan pada kompetisi profesional tetapi juga pada kompetisi usia muda.

Persoalan inilah yang diharapkan oleh Seto dapat diatasi oleh Ketua Umum PSSI yang baru Mochammad Iriawan.

Selama ini, sepak bola Indonesia masih bermasalah dalam pengelolaan kompetisi sehingga berdampak kepada banyaknya laga yang ditunda.

Bahkan seringkali laga-laga di Liga Indonesia bertabrakan dengan jadwal pertandingan sesuai kalender FIFA.

“Harapan saya kompetisi menjadi baik. Semuanya menjadi baik dan ketua terpilih bisa menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Seto Nurdiantoro.

“Bukan hanya kompetisi profesional tapi kompetisi pembinaan juga jadi baik,” kata Seto Nurdiantoro menambahkan.

Sebelum Seto, pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts menyampaikan hal yang serupa kepada Ketua Umum PSSI, Iwan Bule.

Robert berharap keberadaan Iwan Bule dapat memberantas mafia dalam sepak bola Indonesia.

“Saya tidak mengenal dia, tetapi saya dan semuanya berharap dia punya jiwa kepemimpinan yang kuat di sepak bola Indonesia,” kata Robert.

“Yang paling penting adalah, dia mampu membuat kebijakan yang tepat terutama soal korupsi dan mafia dalam sepak bola Indonesia,” ujar Robert dikutip BolaSport.com dari laman Kompas, Minggu (3/11/2019).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.