Raihan Satu Poin dari Kandang Bhayangkara FC Melecut Semen Padang

Setelah menelan tiga kekalahan beruntun, dua di antaranya di kandang sendiri, Semen Padang mencoba bangkit saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu malam (2/11/2019).

Hasilnya, Semen Padang meraih satu poin setelah memaksa skor berakhir 2-2 pada laga pekan ke-26 Shopee Liga 1 2019 ini.

Raihan satu poin ini cukup disyukuri, mengingat kegagalan mendulang poin dari tiga laga sebelumnya. Apalagi, pertandingan kontra Bhayangkara FC dirasa tak mudah.

“Laga yang berat buat kami. Tapi, seluruh pemain sudah berkomitmen meraih poin, meski bermain di kandang lawan, dan kami mampu mewujudkan itu,” ujar Eduardo Almeida, dikutip dari situs resmi klub.

“Semua pemain memiliki semangat juang tinggi dalam pertandingan ini. Semua gol kami juag tercipta melalui skema. Kami berharap di laga selanjutnya bisa meraih kemenangan,” imbuh pelatih asal Portugal itu.

Saat menghadapi Bhayangkara FC, Semen Padang sempat unggul 2-1 lewat gol M.Rifki pada menit ke-55 dan Flavio Junior menit ke-86. Namun, keunggulan 2-1 itu sirna setelah Herman Dzumafo mencetak gol penyama skor menjadi 2-2 pada menit ke-80.

Daya Juang Tinggi

Pemain sayap Semen Padang, Dedi Hartono, juga cukup senang dengan satu poin yang berhasil diperoleh dari markas Bhayangkara FC.

“Hasil imbang ini kami syukuri. Meski main di kandang lawan, kami mampu bermain dengan daya juang tinggi. Kami berharap ini menjadi pelecut semangat kami untuk lebih baik di laga kandang,” ucap kreator serangan dan pencipta dua assist saat melawan Bhayangkara FC ini.

Meski memperoleh satu poin, Semen Padang masih terbenam jadi juru kunci di klasemen sementara lantaran baru mengumpulkan 23 poin dari 26 pertandingan.

Pada laga selanjutnya, Kamis (7/11/2019), tim Kabau Sirah dijadwalkan menjamu Persija Jakarta di Stadion H. Agus Salim, Padang.