PSS Benahi Lini Belakang Jelang Menghadapi Bali United

PSS Sleman langsung mengalihkan perhatian untuk laga berikutnya, menjamu Bali United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (6/11/2019). Kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari PSIS Semarang, Sabtu (2/11/2019), dalam laga pekan ke-26 Shopee Liga 1 2019 harus segera dilupakan.

Pelajaran yang dapat dipetik pasca kekalahan dari PSIS adalah lemahnya lini belakang. Gawang PSS Sleman yang dikawal Ega Rizky kebobolan tiga gol, atau tercatat sudah kemasukkan lima gol dalam dua pertandingan terakhir.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, menyoroti koordinasi yang perlu ditingkatkan antarpemain belakang. Kuartet Bagus Nirwanto, Ikhwan Ciptady, Asyraq Gufron, dan Jajang Sukmara, cukup keteteran menghadapi barisan depan PSIS yang dipimpin Bruno Silva.

“Melihat evaluasi dari kekalahan kemarin, babak pertama ada beberapa pemain yang tampil di bawah performa. Kemudian hilangnya konsentrasi terutama karena dalam kondisi kelelahan,” ungkap Seto Nurdiyantoro kepada Bola.com, Minggu (3/11/2019).

“Saat tertinggal dua gol dari PSIS, kami ingin meningkatkan serangan. Lagi-lagi kebobolan. Kemudian saya kembalikan ke formasi awal, yang ternyata tidak cukup untuk menipiskan ketertinggalan,” kata Seto.

Pernyataan Seto bukan tanpa alasan, karena PSS Sleman bermain tiga kali dalam sepekan, yakni melawan Persija Jakarta (24/10/2019), Persebaya Surabaya (29/10/2019), dan PSIS Semarang (2/11/2019). Berbeda dengan kondisi PSIS, yang terakhir kali bermain dengan menjamu Borneo FC pada (26/10/2019).

Rotasi Pemain

Lawan berikutnya yang harus dihadapi PSS Sleman adalah kandidat juara, Bali United. Yevhen Bokhasvili dkk. masih punya waktu efektif tiga hari ke depan untuk meladeni sang pemuncak klasemen sementara.

Seto mengaku akan melakukan rotasi pemain, meski tidak terlalu besar. Terutama berharap segera kembalinya duo pemain asing, bek Alfonso De La Cruz dan gelandang Brian Ferreira, yang sudah dua pertandingan absen akibat cedera.

“Rotasi kemungkinan ada, tapi nanti saya lihat kondisi pemain yang benar-benar siap turun. Bagaimana pun juga kami ingin segera aman untuk bertahan di Liga 1,” ucapnya.t