Teco Tak Pernah Mau Bali United Kalah di Kandang, Sebenarnya Kita Mau Menang

Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco, tak pernah ingin Bali United kalah melawan siapa pun tim yang datang ke kandang.

Termasuk saat menjamu Persela Lamongan, Kamis (31/10/2019) malam di Stadion Dipta Gianyar.

Meski hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit 49, Teco tak menurunkan tensi.

Tim tetap stabil menciptakan peluang.

Gawang Persela Lamongan masih dinaungi keberuntungan.

Sejumlah peluang emas Stefano Lilipaly, Melvin Platje dan Paulo Sergio belum menjadi gol.

Teco cukup cerdas mengambil keputusan.

Meski kehilangan center back asing yang sangat penting di menit 49 akibat kartu merah, Willian Pacecho, justru Teco mempertahankan tim yang ada.

Ia justru memainkan tenaga baru di sisi menyerang.

Stefano Lilipaly dimainkan menit 70 sebagai gelandang.

Praktis Teco tanpa satu penyerang, hanya mengandalkan Melvin Platje dan Yabes Roni.

Laga akhirnya, disudahi dengan skor 1-1.

Gol Bali United dicetak lewat heading Melvin Platje menit 26 dan Persela membalas menit 65, lewat shoting keras kaki kanan Persela Arif Satria.

Rasa tak ingin kalah di kandang membuat pelatih Stefano Cugurra Teco, yakin timnya bisa menang.

Namun waktu pertandingan tak banyak untuk pemainnya mencetak gol.

“ini bukan hasil yang kita mau. Sebenarnya kita mau menang,” tegas Teco, Jumat (1/11/2019).

Teco mengakui, saat bermain dengan 10 pemain tim lawan pasti menyerang.

“Setelah itu semua pemain kerja keras serang dan mau menang. Tapi malam tadi tidak bisa,” ujarnya.(*)