Ratu Tisha Destria Masih Menjabat Sekjen PSSI

Posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI tidak berubah. Kendati, PSSI telah memilih kepengurusan baru untuk periode 2019-2023 dalam Kongres Pemilihan yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Mochamad Iriawan terpilih sebagai ketua umum, dengan didampingi oleh Cucu Sumantri dan Iwan Budianto sebagai wakil ketua umum PSSI.

Pos Sekjen PSSI yang sebelumnya beredar akan mengalami pergantian, sampai saat ini belum terjadi. Jabatan tersebut masih diduduki Ratu Tisha Destria.

Atribut Sekjen PSSI telah membalut Tisha sejak Juli 2017. Ketika itu, ia dipilih oleh Ketua Umum PSSI sebelumnya, Edy Rahmayadi, untuk menggantikan Ade Wellington.

Menurut Tisha, masa jabatan Sekjen PSSI tidak mengikuti periode kepengurusan PSSI. Status sekjen, lanjutnya, adalah karyawan tetap organisasi. Jadi, pos Sekjen PSSI bisa berganti apabila Tisha dilengserkan oleh Ketua Umum PSSI.

“Berdasarkan Statuta PSSI, kontrak sekjen itu profesional. Jadi, saya terikat dengan kontrak hukum dan kontrak kerja selayaknya pekerja,” kata Tisha setelah Kongres Pemilihan PSSI, Sabtu (2/11/2019).

“Apabila tak ada pemberhentian, seperti halnya karyawan biasa, apabila dipercaya kembali, pasti saya akan melanjutkan amanah ini,” ujar Tisha.

Kendati demikian, Tisha belum berkomunikasi dengan Iwan Bule, panggilan Iriawan, mengenai masa depannya di PSSI.

“Diminta jadi sekjen lagi, saya siap,” tuturnya.

“Saya rasa hal ini bukan prioritas saya menanyakan hal itu. Yang paling penting Kongres PSSI berjalan dengan lancar dan baik,” imbuh Tisha.