Arema FC Putri Keok Pada Seri Ketiga di Papua, Manajer: Terlalu Asyik Menyerang, Lupa Bertahan

Arema FC Putri tak dapat mempertahankan torehan hasil memuaskan Seri Kedua di Bali, saat main di seri ketiga Grup B Liga 1 Putri di Papua.

Pasalnya berbeda dari hasil seri kedua yang tak terkalahkan, di Papua pada seri ketiga ini Arema FC Putri menelan kekalahan beruntun dalam dua laga yang baru saja dijalani.

Bertempat di Stadion Cendrawasih, Biak Numfor, Sabtu (2/11/2019) lalu pada laga perdana Seri Ketiga, Arema Putri kalah dari Persipura Putri, dengan skor 0-2.

Sementara pada pertandingan kedua melawan Persebaya, Minggu (3/11/2019) sore, Arema kembali menelan kekalahan keduanya dengan skor 0-1.

Hasil ini tentu berbanding terbalik dengan hasil seri sebelumnya. Banyak yang menduga, tim putri terlalu diagung-agungkan pada seri sebelumnya sehingga terbuai pada seri ketiga ini.

Namun menurut Manajer Arema FC Putri, Fuad Ardyansyah, kekalahan beruntun ini dialami timnya lantaran timnya terlalu keasyikan menyerang, sehingga lupa bertahan.

“Menghadapi counter attack menjadi masalah pada dua pertandingan seri ketiga ini. Pemain terlalu asyik menyerang,” kata Fuad pada SuryaMalang.com, Minggu (3/11/2019).

“Malah tadi saat lawan Persebaya golnya anak-anak dianulir, jadi semakin lupa bertahan,” tambahnya.

Akibatnya, setelah sebelumnya menjadi pemuncak klasemen Grup B, kini Arema harus turun diposisi kedua dan posisi puncak ditempati tim tuan rumah dengan 22 poin, selisih satu poin dengan Arema.

“Kami harus mengamankan posisi kedua klasemen,” tegas Fuad.

Usai melawan Persipura dan Persebaya, Arema akan menghadapi PSM Makassar, Rabu (6/11/2019) dan Bali United, Jumat (8/11/2019) mendatang.