Liga 3 Regional Sumatera Segera Dimulai, Pelatih 757 Kepri Jaya Waspadai Persidi Aceh & Muba United

Kompetisi Liga 3 regional Sumatera akan segera dimulai. Diperkirakan, kompetisi akan berlangsung awal November 2019 mendatang.

Walau jadwal pertandingan belum dikeluarkan oleh pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), namun Pelatih Kepala 757 Kepri jaya FC, Nazal Mustofa mengaku anak asuhnya telah sangat siap untuk memberikan penampilan terbaik pada kompetisi ini.

“Kami meminta jadwal segera terbit, agar kami juga dapat menyesuaikannya. Tapi kondisi mental dan persiapan tim sudah 100 persen,” katanya saat dihubungi, Senin (28/10/2019).

Selain itu, mantan pelatih Persik Kediri ini juga mengaku jika pihaknya telah memantau dua tim tangguh yang harus diwaspadai nantinya.

Kedua tim itu adalah Persidi dari Aceh serta Muba United dari Provinsi Sumatera Selatan.

“Sejauh pantauan kami memang dua tim itu yang patut diwaspadai. Tapi memang seluruh pertandingan tidak bisa kami luput terhadap lawannya, jadi dianggap seluruh pertandingan nanti penting,” katanya.

Nazal juga mengatakan, para pemain 757 Kepri Jaya FC sendiri juga telah melakukan latihan persiapan sejak mendarat di Kota Batam beberapa hari lalu.

“Kemarin kami sudah training di Jawa. Dan setelah beberapa laga persahabatan di Jawa, kami tahu titik lemah di barisan pertahanan. Untuk itu dalam latihan kami terus mengevaluasi,” ungkapnya.

Dia menuturkan, dirinya juga akan langsung memimpin proses latihan esok hari, Selasa (29/10/2019) di homebase 757 Kepri Jaya FC, Stadion CC Batamindo.

“Besok saya pulang ke Batam langsung pimpin, sekarang yang mimpin asisten,” katanya. 

10 Klub Regional Sumatera

Perjuangan 757 Kepri Jaya wakil Kepri menghadapi Liga 3 Regional Sumatera tidak akan mudah.

Sembilan (9) klub yang tampil sebagai wakil masing-masing provinsi, dipastikan tidak akan menjadi lawan mudah bagi 757 Kepri Jaya FC.

Chris Triwinasis,  media officer tim 757 Kepri Jaya, menyebut, dari 9 calon lawan 757 Kepri Jaya, ada PSP Padang yang mungkin bakal menjadi lawan berat.

Menurut Bung Chris, begitu ia biasa dipanggi, PSP Padang punya sejarah di dunia sepakbola tanah air.

Klub berjulukan Pandeka Minang itu sudah terbentuk sejak tahun 1928 dan pernah mengarungi kompetisi elite tanah air, dinilai Chris bakal menjadi salah satu klub yang sulit dikalahkan 757 Kepri Jaya.

“PSP Padang adalah klub yang sudah memiliki budaya sepakbola dan punya prestasi, ini akan menjadi salah satu lawan berat nantinya,” kata Chris.

Terkait Tornado FC Pekanbaru, Chris menilai itu nama baru yang ia kenal, namun tidak bisa diremehkan jika klub tersebut punya basis penonton yang besar.

” Walau terdengar sebagai nama klub baru di Riau, Tornado FC Pekanbaru tentu bisa membuat kejutan jika memiliki pendukung yang kuat,” katanya.

Bagaimana pun, menurut Chris, klub-klub yang lolos ke babak Liga 3 regional Sumatera adalah klub terbaik di daerahnya, karena itu 757 Kepri Jaya tetap harus mewaspadai dan memanfaatkan momen untuk meraih kemenangan.

“Karo United yang dilatih legenda sepakbola tanah air Ansyari Lubis, tentu perlu diwaspadai, terutama karena faktor tipikal gaya main klub asal Sumut, yang keras dang ngotot,” katanya.

Meski begitu, faktor Ansyari Lubis, menurut Chris belum bisa menjadi jaminan Karo United melangkah lebih jauh, karena saat menangani Duta Pro, Ansyari bisa dikatakan gagal.

“Saat jadi pemain Ansyari Lubis memang bagus sebagai pengatur serangan, namun sebagai pelatih belum berhasil,” katanya.

Calon lawan 757 Kepri Jaya

Jumlah kontestan Liga 3 regional Sumatera musim 2019 sudah lengkap. 

Sebanyak 10 provinsi di Sumatera sudah menghasilkan pemenang.

10 klub, termasuk wakil Kepulauan Riau, 757 Kepri Jaya FC yang akan berebut tiket ke putaran nasional.

Sembilan klub yang sudah memastikan tiket ke putaran regional Sumatera adalah:

757 Kepri Jaya (Provinsi Kepri)

Persidi (Provinsi Aceh)

Persibabar (Provinsi Bangka Belitung)

Karo United (Provinsi Sumut)

PSP Padang (Provinsi Sumbar)

Tornado FC Pekanbaru (Provinsi Riau)

Persibri (Provinsi Jambi)

Muba United (Provinsi Sumsel)

Persipa Bengkulu (Provinsi Bengkulu) 

AD Sport (Provinsi Lampung).