Berdamai, Achmad Hisyam Tolle Tetap Jalani Proses Hukum

Pemain PSIM Yogyakarta, Achmad Hisyam Tolle akhirnya berdamai dengan wartawan Goal Indonesia, Budi Cahyono atas kasus intimidasi dalam pertandingan melawan Persis Solo, Senin (21/10/2019) lalu. Namun, proses hukum terhadap Tolle tetap berjalan.

Mantan pemain PSM Makassar dan PSS Sleman ini bertemu dengan jurnalis yang bersangkutan dan sepakat berdamai di bilangan Seturan, Sleman, Kamis (24/10/2019). Tolle menyampaikan rasa bersalahnya, dan berjanji tidak akan mengulangi

“Dengan segala kerendahan hati saya minta maaf, terus terang saya lost control, penghapusan file foto karena ada rasa khawatir dari saya setelah pelanggaran itu,” terang Hisyam Tolle

Hanya saja, Achmad Hisyam Tolle tetap harus mengikuti proses hukum yang berjalan, karena telah dilaporkan ke Polda DIY. Diketahui kasus yang menimpa Hisyam Tolle setelah pemain asal Makassar tersebut mengintimidasi wartawan.

Jurnalis Goal Indonesia memotret aksi brutal tendangan kungfu Tolle kepada pemain Persis, Shulton Fajar sesaat sebelum pertandingan berakhir rusuh. Tolle dengan cara paksa meminta wartawan yang bersangkutan menghapus foto aksi tendangannya.

“Saya jadi tahu akan tugas jurnalistik kawan-kawan wartawan. Sekali lagi saya mohon maaf. Saya harus menghormati proses hukum yang berjalan ini. Makanya saya masih di Yogyakarta, menunda pulang ke Makassar,” kata Tolle.

Tidak Mau Mencabut Perkara

Wartawan Goal Indonesia, Budi Cahyono mengklaim tidak punya masalah dengan Achmad Hisyam Tolle. Hanya saja laporannya ke polisi tidak akan dicabut dan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Budi Cahyono mengaku juga dimintai keterangan oleh Komdis PSSI terkait kasus Tolle.

“Saya dengan Hisyam Tolle tidak ada masalah sejak setelah insiden itu. Hanya saja proses hukum tetap berjalan di Polda DIY. Begitu juga dengan Komdis, itu juga sudah menjadi wewenang PSSI akan seperti apa menangani kasus dia nanti” tegas Budi Cahyono.

Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) DIY, Janu Riyanto menghargai itikad baik dari PSIM, yang melakukan mediasi atas kasus intimidasi kepada wartawan oleh pemain atas nama Hisyam Tolle. Pada prinsipnya Siwo DIY, tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kedua belah pihak sudah memberikan kebenaran yang sebenarnya terjadinya. Esensi kami dari melapor ke Polda DIY, setidaknya memberi pemahaman bahwa aksi menghalangi profesi wartawan sangat tidak dibenarkan. Karena hal-hal seperti ini sering terulang, tidak hanya di dunia olahraga. Kami berharap jangan sampai terulang kembali,” terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, mengaku pihaknya masih menindaklanjuti laporan yang sudah dilakukan Budi Cahyono.

“Masih kami pelajari, karena kan laporannya juga masih baru. Nah, untuk nama-nama yang disebut dalam BAP tentunya kami akan panggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.