Ezechiel N’Douassel Siap Tampil Lawan Bhayangkara FC

Penyerang Persib Bandung, Ezechiel N’Douassel, akhirnya bisa kembali berlatih bersama skuat Pangeran Biru menjelang laga melawan Bhayangkara FC.

Ezechiel N’Douassel sebelumnya harus berlatih terpisah bersama rekan-rekan di Persib Bandung untuk memulihkan stamina yang terkuras setelah memperkuat negaranya, Chad.

Latihan terpisah harus dijalani Ezechiel N’Douassel agar fisik penyerang Persib Bandung tersebut dapat kembali prima.

Namun menjelang laga Persib Bandung melawan Bhayangkara FC, Ezechiel N’Douassel sudah menjalani latihan umum seperti biasa.

Dia mulai melahap menu latihan yang diberikan tim pelatih Persib Bandung kepada pemain sebagai persiapan menghadapi Bhayangkara FC.

Ya, dua hari lagi Persib Bandung akan menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-24 Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Jakarta, pada Rabu (23/10/2019).

Persib Bandung harus kembali fokus meski mereka baru saja menang 4-1 atas Persebaya Surabaya di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10/2019).

Tidak ada jeda istirahat yang panjang setelah laga melawan Persebaya Surabaya sehingga Persib Bandung harus memanfaatkan waktu yang ada.

“Ezechiel N’Douassel baru saja dari perjalanan jauh membela timnas Chad, jadi harus punya kondisi bagus. Dan tentunya pemulihan berjalan cepat,” kata Roberts.

Dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub, Senin (21/10/2019) pada sesi latihan pagi ini, Robert sudah mulai mematangkan taktik untuk menghadapi laga pekan ke-24 Liga 1 2019 melawan Bhayangkara FC.

Pada sesi latihan pagi ini berlangsung pukul 09.00 WITA dan selesai pukul 11.00 WITA.

Dalam menghadapi Bhayangkara FC Ini Persib Bandung lebih memilih menggelar waktu persiapan di Pulau Bali.

Rencananya, Persib Bandung akan menuju ke Jakarta pada Selasa (21/10/2019) dan saat sorenya, sudah resmi menggelar ofisial trainning di Stadion PTIK, Jakarta.

Robert Rene Alberts memilih mempersiapkan timnya di Bali setelah laga melawan Persebaya Surabaya untuk menghindari cedera pada pemain.

Di sisi lain dirinya menambahkan bahwa skuatnya tidak ingin banyak melakukan perjalanan.

“Ini sangat penting karena kami bisa mempersiapkan ini di Bali. Alasannya simpel, karena kami tidak ingin banyak perjalanan,” kata Robert

“Kalau ke Bandung harus ke Kertajati melanjutkan tiga jam perjalanan darat, belum lagi delay. Maka perjalanan bisa menghabiskan waktu enam sampai tujuh jam, dan kami kehilangan waktu di Bandung,” ujar Robert.