Persib Ngotot Jamu Persija di Bandung

Tempat duel klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di lanjutan Liga 1 musim 2019 ini masih menjadi pertanyaan.

Laga ini rencananya akan digelar pada Senin (28/10/2019) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Namun karena izin keamanan dari Polda Jawa Barat tidak keluar, duel ini terancam dipindahkan ke tempat lain.

Polda Jabar beralasan bahwa pada hari Minggu (27/10/2019) akan diselenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bandung. Hal itu membuat situasi keamanan tak ideal untuk menggelar sebuah acara besar lainnya.

“Kepada penyelenggara, kami mohon maaf. Pertimbangannya jelas aspek keamanan, tidak kurang tidak lebih. Disarankan laga di luar Jabar,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolrestabes Bandung, dilansir dari Tribun Jabar, Selasa (15/10/2019).

“Dengan situasi yang ada, aspek keamanan belum memungkinkan (pertandingan) digelar di Jabar. Mengingat pertimbangan tadi, situasi sekarang memang kondusif, namun, kami harapkan tidak memicu (gangguan keamanan) dengan digelarnya pertandingan di Bandung,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya Persib sudah mendapat laga usiran saat menjamu Persebaya Surabaya di pekan ke-23. Dimana mereka memakai Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Persib tak bisa memakai stadion milik Bali United itu karena satu hari sebelumnya Serdadu Tridatu akan menjamu Barito Putera.

Sementara itu pelatih Persib, Rene Robert Alberts mengatakan setidaknya ada dua opsi stadion untuk menggelar laga melawan Persija. Yaitu di Surabaya dan Yogyakarta.

“Jika kami berangkat ke Surabaya kami juga belum tahu, banyak yang harus dipersiapkan karena tidak turunnya izin lawan Persija. Mungkin Yogyakarta akan bagus bagi kami,” ujar Robert dilansir BolaSport.com dari Viking Persib.

“Kami juga harus memastikan pemain nyaman dengan perjalanan mereka,” ujar Robert.

“Mereka tidak bisa perjalanan jauh untuk menghadapi Persija karena Kami bermain di kandang dan harus menang,” kata eks pelatih Arema FC dan PSM Makassar itu.