Sering Dikira Laki-Laki, Bek Arema Putri Tetap Santai

Liga 1 Putri sudah memasuki seri kedua pada pekan ini. Beragam aksi bidadari lapangan hijau memberikan tontonan baru yang cukup seru.

Tidak hanya pemain cantik saja yang jadi sorotan penonton. Tapi juga ada pemain putri yang terlihat maskulin, yakni bek Arema FC, Pradea Syawella Wati. Banyak yang mengira dia seorang laki-laki.

Pradea berambut pendek dan ditata dengan model spike. Dia juga terlihat sangar sebagai pemain belakang, Sama sekali tidak muncul sisi feminin seorang perempuan.

Pemain 18 tahun asal Tulungagung ini mengakui jika sudah banyak orang yang mengiranya sebagai seorang lak-laki.

“Pernah dikira seperti itu (laki-laki). Tapi dalam dunia olahraga, sudah banyak yang tahu. Jadi sekarang tidak terlalu dipertanyakan lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, Wella, sapaan akrabnya, sudah bermain di tim futsal Porprov Tulungagung. Setelah itu, dia pindah ke tim putri Kediri. Tahun lalu dia juga sempat dipanggil mengikuti pemusatan latihan bersama timnas senior.

Pengalamannya sebelum gabung Arema tersebut membuatnya sudah lumayan dikenal di kalangan pemain lain. Justru, para penonton yang masih asing dengannya.

“Kalau dari pihak lawan, banyak yang sudah kenal dengan Syawella. Pernah ikut pemusatan latihan timnas juga. Jadi mereka tidak kaget. Mungkin yang banyak menanyakan hanya penonton,” kata pelatih Arema FC Putri, Alief Syahrizal.

Wella sudah cukup lama tampil dengan rambut cepak karena membuatnya lebih nyaman ketika bermain Berbeda dengan rambut panjang yang membuatnya merasa lebih ribet.

Di Arema FC, dia memang tidak selalu jadi pemain inti karena jadwal pertandingannya sangat padat. Untuk mengantisipasi, tim pelatih selalu melakukan rotasi agar pemain tidak drop dan mudah cedera.