Barito Putera Menang Telak, Djadjang Nurdjaman Enggan Terlena

Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mengingatkan pemain agar tidak terlena dengan kemenangan 4-1 atas Perseru Badak Lampung FC di Stadion Demang Lehman, Jumat (18/10) malam WIB.

Hasil itu membuat Barito Putera keluar dari zona degradasi, dan kini menduduki peringkat ke-13 dengan nilai 23. Namun Djadjang menganggap situasi bisa berubah bergantung kepada laga akhir pekan ini yang melibatkan dua tim papan bawah lainnya, Semen Padang dan Persija Jakarta.

“Saya bersyukur kami bisa menang cukup telak, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemain yang sudah berjuang maksimal untuk menang. Saya pikir ini sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap klub, karena kami butuh kemenangan,” ucap Djanur, sapaan Djadjang.

“Saya enggak mau euforia terlalu berlebihan. Kami tidak ingin bicara klasemen, karena memang masih fluktuatif. Jarak antara penghuni papan bawah sangat berdekatan. Jadi besok atau lusa mungkin masih bisa berubah lagi. Kami akan berjuang terus untuk meraih kemenangan di pertandingan ke depan.”

Djanur juga mengakui penampilan penjaga gawang Muhammad Riyandi yang tidak maksimal di laga ini. Menurutnya, kiper muda Barito Putera mengalami kelelahan setelah memperkuat timnas Indonesia U-23.

“Saya tidak ingin menghakimi atas tiga kesalahan dia. Saya lebih melihat kepada kepada faktor kelelahan pada diri Riyandi, walau sebelumnya saya tanya dia merasa fit. Dia melakukan perjalanan jauh dari Tiongkok, berbeda dengan pemain timnas lainnya yang dari Bali, sehingga terlihat tidak fit,” tutur Djanur.

Kegembiraan mendulang tiga angka juga disambut gembira Nazar Nurzaidin. Bek sayap kanan yang ditempatkan sebagai gelandang ini menyebutkan, kemenangan telak menjadi modal berharga untuk menghadapi PSIS Semarang, Selasa (22/10).

“Kami bersyukur mendapatkan tiga poin dengan skor 4-1. Ini menambah kepercayaan diri kami menatap laga berikut. Apalagi kami masih bermain di kandang. Semua pemain punya keinginan sama untuk menang di kandang melawan PSIS,” imbuh Nazar.