Semen Padang Versus Madura United, Rasiman: Tantangan Memutus Rekor

Pelatih Madura United, Rasiman, menyatakan bahwa laga melawan Semen Padang merupakan tantangan untuk memutus rekor baik Laskar Kabau Sirah.

Satu laga seru akan tersaji di hari ketiga pekan ke-23 Liga 1 2019.

Laga tersebut mempertemukan Semen Padang dan Madura United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (20/10/2019).

Laga ini diprediksi akan berlangsung seru karena kedua tim sedang berada dalam performa terbaik.

Madura United saat ini menduduki posisi runner-up klasemen sementara Liga 1 2019 dengan mengantongi 38 poin.

Laskar Sape Kerrab hanya kalah sekali dan dua kali imbang dari delapan laga terakhir yang dijalani.

Di sisi lain Semen Padang di bawah arahan Eduardo Almeida sedang bangkit dari keterpurukan.

Laskar Kabau Sirah berhasil meraih hasil positif yakni tidak pernah kalah dari lima pertandingan terakhir.

Bahkan Teja Paku Alam dkk hanya kebobolan empat gol dalam lima pertandingan tersebut dan tidak pernah kemasukan lebih dari satu gol dalam setiap pertandingan.

Terkait hal itu, pelatih Madura United, Rasiman, menyatakan bahwa menghadapi benteng pertahanan Semen Padang saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya.

Namun pada dasarnya Rasiman optimistis anak didiknya mampu melewati tantangan tersebut.

Terlebih Beto cs sedang dalam masa produktif dengan raihan sembilan gol dari lima laga.

Mereka juga selalu mencetak gol dalam setiap laga tersebut.

“Setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Ini tantangan kami,” kata Rasiman mengawali.

“Kami bertekad bisa menumbangkan dan mencetak gol ke gawang Semen Padang, meskipun lima pertandingan terakhir mereka sulit dibobol,” ucapnya melanjutkan.

Senada dengan Rasiman, gelandang bertahan Guntur Ariyadi juga berharap timnya mampu memetik dalam lawatan ke markas Semen Padang.

Ia menyatakan bahwa ia dan rekan-rekan sudah melakukan perbaikan dan siap memutus catatan baik anak asuh Eduardo Almeida.

“Kami harus bisa dapat poin di sana, caranya jangan meremehkan mereka,” tutur Guntur.

“Kami harus fokus tidak melihat lawan. Semua tim sudah berbenah,” katanya menandaskan.