Kalah Di Kandang, Nilmaizar Siap Dipecat Persela Lamongan

Kekalahan tipis 1-0 dari PSIS Semarang, membuat langkah Persela Lamongan untuk bisa menghindar dari zona degradasi tersendat. Dalam laga di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (18/10) sore, Persela takluk oleh gol semata wayang yang dilesakkan Hari Nur Yulianto jelang akhir pertandingan.

Atas hasil yang dirasa kurang mengenakkan ini, pelatih Persela Nilmaizar mengaku bertanggung jawab. Ia pun siap diberhentikan dari jabatan pelatih, jika memang dianggap tidak becus dalam menangani Dwi Kuswanto dan kawan-kawan.

“Pertanggung jawaban ke manajemen mau seperti apa, mau saya tetap dipakai atau kalau memang saya nggak layak silakan, karena pertandingan masih ada 12 lagi,” ujar Nil, selepas pertandingan.

“Kalau memang Nilmaizar tidak layak di sini silakan, selesai. Kalau memang tidak layak Nilmaizar selesai, sudah cari pelatih yang lain. Tapi kita kan harus lihat seperti apa, saya tidak ragu-ragu,” tambah eks pelatih timnas Indonesia itu.

Dalam laga kali ini, Persela dikatakan oleh Nil memang mengincar hasil maksimal, dengan hal itu dikatakan sudah coba diupayakan oleh para pemainnya sebelum Hari Nur mampu mengelabui Dwi Kuswanto.

“Tapi saya tetap apresiasi perjuangan pemain, karena saat masih 0-0 para pemain sudah menunjukkan keinginan untuk bisa menang. Kami akan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” terangnya.

Mantan juru taktik Semen Padang itu juga menegaskan, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penampilan anak didiknya. Termasuk dalam hal semangat untuk bisa memenangi pertandingan.

“Nanti akan kami lihat dalam rekaman pertandingan, babak pertama memang, tapi babak kedua sudah jalan hanya memang tidak mampu cetak gol. Kalau memang Persela tampil tidak semangat, nanti akan kami lihat ada apa,” jelasnya.

Nil juga mengatakan, dirinya sudah menyiapkan antisipasi bila Kei Hirose, Alex dos Santos, dan Rafael Gomes (Rafinha) dimatikan pergerakannya dalam laga kontra PSIS. Namun antisipasi itu tidak berhasil dengan baik.

“Itu sudah kami bicarakan dengan pemain, tapi memang hasilnya tidak bagus. Ketika Alex dapat bola, Rafinha dapat bola, Kei dapat bola, kami harusnya ada orang kedua. Kalau memang kalah semua pada salah, bagi saya juga begitu kurang 30 detik saja kebobolan tapi sepakbola begitu. Tapi saya bertanggung jawab dengan tim ini,” tegasnya.

Sedangkan kapten tim Persela, Eki Taufik, tidak bisa menyembunyikan ekspresi kekecewaan usai tim yang diperkuatnya kalah dari PSIS di hadapan para pendukung sendiri.

“Hasil kurang bagus dan tidak sesuai harapan kami. Posisi sekarang semakin sulit di klasemen sementara. Jadi kami harus segera bangkit untuk laga berikutnya dan kami juga mohon maaf kepada suporter,” ucap Eki.(gk-43)