Kemenangan Semen Padang di Markas Persija Bukti Kejelian Eduardo Almeida

Semen Padang benar-benar mengambil keputusan tepat saat menunjuk Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala. Eduardo mampu mendongkrak performa tim berjulukan Kabau Sirah tersebut, setidaknya dalam lima pertandingan awalnya.

Dari lima pertandingan tersebut, Eduardo berhasil mempersembahkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Terakhir, Semen Padang secara mengejutkan mampu menang dengan skor, 1-2, di markas Persija Jakarta, Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (16/10/2019).

Kemenangan itu pun mendongkrak posisi Semen Padang di papan klasemen. Setelah lama terdampar di posisi juru kunci, kini Semen Padang mampu melompat ke posisi 13 dengan poin 22.

Adapun, keberhasilan Semen Padang merebut angka penuh dari markas Persija tidak terlepas dari kejelian Eduardo dalam membaca situasi pertandingan.

Pada babak kedua, saat kondisi Semen Padang tertinggal 0-1 dari tuan rumah, Eduardo memasukkan Vendry Mofu dan Mariando Djonak Uropmabin di menit ke-53 dan 69.

Masuknya dua pemain itu membawa perubahan bagi Semen Padang. Keduanya berhasil mencetak gol masing-masing di menit ke-57 dan 94 sekaligus memastikan Semen Padang mengunci kemenangan atas Persija.

“Kami bermain di pertandingan sulit melawan tim besar seperti Persija. Kunci kemenangan kami ada di babak kedua. Kami melakukan pergantian strategi dengan mengandalkan serang balik, dan itu berbuah hasil,” kata Eduardo.

“Pergantian pemain ini merupakan bagian dari strategi. Bukan berarti pemain yang diganti bermain buruk, tidak. Semua pemain bermain baik, tapi dua pemain yang baru masuk yang mencetak gol, yaitu Mofu dan Mariando,” ujar pelatih asal Portugal tersebut menambahkan.

Sementara itu, pahlawan kemenangan Semen Padang atas Persija, Mariando Uropmabin bersyukur bisa memberikan kontribusi berupa satu gol untuk timnya. Apalagi gol yang dilesakkan Mariando sangat krusial karena menjadi penentu kemenangan Semen Padang.

“Ini adalah tekad dan hasil kerja keras kami, semua pemain. Saya hanya berusaha menampilkan yang terbaik saat diberikan kesempatan main oleh pelatih. Saya harus manfaatkan kesempatan itu. Sekaligus menjadi momen supaya pelatih mempertimbangkan saya untuk bermain lagi di pertandingan selanjutnya,” kata Mariando.