Perserang Ubah Program Latihan Karena Jadwal Liga Berubah

Berubahnya jadwal pertandingan terakhir babak grup Wilayah Barat Liga 2 2019, membuat Perserang harus mengubah rencana persiapan mereka. Laskar Singa Ndaru, julukan Perserang, akan melawat ke markas Cilegon United, di Stadion Krakatau Steel, Senin (21/10) mendatang.

Sejatinya seluruh pertandingan terakhir babak grup Wilayah Barat bakal digelar secara bersamaan pada Sabtu (19/10) mendatang, Namun, PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator kompetisi Liga 2, terpaksa mengubah jadwal lantaran masih ada laga tunda yang harus dijalani oleh beberapa klub.

Jaya Hartono, pelatih Perserang, mengaku kecewa. Pasalnya, ia sudah mempersiapkan timnya secara matang untuk laga bertajuk Derbi Banteng tersebut. Sebelum pertandingan tersebut, Jay menjelaskan, timnya baru menggelar laga uji coba melawan Perserang U-17, yang sedang bertarung dalam Piala Soeratin U-17 2019.

Laga ini dilangsungkan agar pemain tak kehilangan sentuhan dan atmosfer kompetisi. “Senin (14/10) siang kami baru dapat berita kalau ada perubahan jadwal menjadi 21 Oktober. Akhirnya rencana persiapan kami berubah juga. Pemain kami istirahatkan dua hari. Hari ini (kemarin) kami baru mulai latihan lagi,” kata Jaya.

Jaya pun memutuskan, tak ada laga uji coba lagi. “Jadi, setelah libur ya sudah tidak ada lagi uji coba. Paling kami akan menggelar internal game sesama pemain saja. Karena persiapan kami efektifnya hanya tiga hari. Minggu (20/10) kami sudah uji coba lapangan, dan Senin (21/10) sudah tanding,” Jaya menjelaskan.

Pertandingan ini ibaratnya adalah final pertama bagi Perserang. Pasalnya, hasil laga ini akan menentukan status apakah lolos ke babak delapan besar atau tidak. Saat ini Perserang bertengger di peringkat keempat dengan torehan 33 poin. Masalahnya, tim lainnya juga berpeluang lolos.

Tim yang dimaksud adalah PSMS. Saat ini tim asuhan Jafri Sastrak itu menempati peringkat keenan dengan 31 poin. Tetapi, Ayam Kinantan, julukan PSMS, masih punya dua laga sisa. Dua laga tersebut adalah menjamu Aceh Babel dan Persiraja di kandang, yang akan dilangsungkan di Langsa dan Pekanbaru.

PSMS akan menjajal Persiraja terlebih dahulu pada Kamis (17/10) nanti di Langsa, selanjutnya laga tunda melawan Aceh Babel pada 21 Oktober di Stadion Kaharuddin. PSMS tak bisa menggelar pertandingan di Stadion Teladan karena tak mendapat izin keramaian, termasuk untuk tampil di Stadion Baharudin Siregar.

“Kalau poin kami sama dengan PSMS, kami akan masuk, karena kami unggul head to head. Jadi yang menentukan itu kami sendiri, dan saya pikir kami tidak ingin memikirikan delapan besar dulu. Kami akan fokus pada pertandingan terakhir untuk bisa meraih tiga poin dari Cilegon,” ujar Jaya.* Sumargo Pangestu