Pelatih PSM Belum Jamin Ezra Walian Akan Banyak Bermain

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, belum menjamin Ezra Walian akan banyak dimainkan di putaran kedua Liga 1 2019.

PSM Makassar merekrut Ezra Walian di bursa transfer paruh musim Liga 1 2019.

Ezra tetap mendapatkan perlakuan sama seperti pemain lainnya meski datang dengan status pemain bintang.

Pemain naturalisasi Indonesia itu harus melewati program latihan yang telah disiapkan sang pelatih, Darije Kalezic, sebelum bermain reguler untuk Pasukan Ramang.

Salah satu tujuan Kalezic memberi program khusus untuk Ezra agar ia mampu beradaptasi dan mengembalikan kondisi fisiknya setelah lama tak bermain.

Dirinya dibantu pelatih fisik tim dan fisioterapi dalam proses pengembalian kondisi fisik tersebut.

Selama program laihan khusus, Ezra sempat bermain kala PSM menumbangkan PS Tira-Persikabo dua gol tanpa balas pada 19 September 2019.

Saat itu, dirinya dimainkan sebagai pengganti dan bermain selama 13 menit waktu normal.

Penyerang 21 tahun tersebut mendapat kesempatan kedua ketika PSM bersua dengan Persipura Jayapura.

Dirinya sempat mencetak gol untuk PSM meski akhirnya harus kalah 1-3 di laga tandang tersebut.

Pemain berdarah Indonesia-Belanda ini dipercaya sebagai starter ketika bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Progres Ezra dinilai cukup baik oleh sang pelatih, Darije Kalezic.

“Saya senang dia sudah hampir ke tingkat yang saya harapkan,” ujar Darije Kalezic dikutip BolaSport.com dari Tribun-Timur.com.

“Dia sudah bisa main sebagai starter dan tak ada masalah,” ucapnya.

Meski dinilai sudah mampu bermain reguler untuk Laskar Pinisi, akan tetapi, Kalezic menampik anggapan itu.

Menurutnya, Ezra masih butuh waktu untuk benar-benar bisa dipercaya bermain reguler bersama Ferdinand Sinaga dkk.

“Saya tetap bisa mengganti dia atau memasukkan dia sebagai pemain pengganti,” kata Kalezic.

“Dia masih butuh adaptasi karena saya kira dia masih akan kewalahan di menit akhir jika dimainkan secara penuh,” tuturnya.

Namun, Kalezic percaya bahwa pemain yang sempat memperkuat Almere City tersebut mampu beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Ia masih butuh dan punya waktu yang panjang, jadi tak perlu diburu-buru,” ucap Kalezic.

“Saya kira dia bisa tembus tim inti dengan kerja keras yang telah dilakukan,” tuturnya.