Jadwal Padat Liga 1 Masih Jadi Musuh Utama Timnas Indonesia

Sekali lagi pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy mengatakan bahwa jadwal padat Liga 1 adalah faktor terbesar dalam penampilan buruk skuat Garuda di ajang internasional.

Timnas harus menelan tiga kekalahan di tiga partai awal Grup G, babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Thailand, Malaysia dan Uni Emirat Arab berhasil mengalahkan Timnas.

Mundurnya jadwal Liga 1 musim ini akibat adanya Pemilihan Umum 2019 membuat setiap kontestan harus bermain dalam jarak waktu tiga hari sekali. Kondisi fisik para pemain pun terkuras dan berdampak di Timnas.

“Tiga pertandingan selalu ada masalah fisik, tentu ini adalah tantangan bagi kami, tapi secara individu secara pribadi kesulitan menjawabnya karena semestinya ini tantangan untuk kita bersama dan tanpa mengurangi rasa respek semua klub di Liga kondisi fisik dari liga sudah tidak bagus dan kita tahu penjadwalan di liga adalah masalah yang harus kita selesaikan bersama,” jelas Simon dikutip dari laman Detik.

“Dan kita tahu Piala Dunia adalah kompetisi terbesar. Kita tidak bisa datang dengan kondisi 60-70 persen, harus 100 persen. Kita harus duduk bersama untuk mengevaluasi ini supaya tidak terjadi lagi dan untuk pembelajaran pada kompetisi selanjutnya Piala AFF atau yang lainnya solusi untuk penjadwalan harus lebih baik.”

McMenemy membandingkan langkah yang diambil oleh Federasi Sepakbola Vietnam (VFF) dalam mengatur jadwal Liga mereka dan memperioritaskan kepentingan Timnas Indonesia.

Sementara di Liga 1 kali ini klub dan Timnas sering tak sepaham dengan jadwal yang ada, atau ketika pemain mereka dipanggil oleh pelatih Timnas.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, bagaimana Federasi Vietnam memberikan prioritas kepada timnasnya agar lebih baik. Dan kalau mau ya banyak hal yang harus diimprove salah satunya adalah bagaimana penjadwalan di liga harus lebih mengakomodir tim nasional.”

“Kalau misalnya kita masih dengan problem yang sama, mungkin nanti atau besok Vietnam akan menunjukkan bagaimana sih caranya untuk menjawab solusi permasalahan ini,” ungkap Simon.

Indonesia akan menjamu Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (15/10/2019). Tim tamu sendiri menempati posisi ketiga, tim asuhan Park Hang-seo itu mengoleksi empat angka dari dua laga hasil satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Sementara Indonesia belum mengoleksi angka sama sekali dari tiga pertandingan yang telah dilalui. Sehingga, tim besutan Simon McMenemy tersebut harus rela berkubang di dasar klasemen Grup G.