I Made Wirawan Berharap Patahkan Catatan Buruk Persib di Bali

Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan, berharap bisa mematahkan catatan buruk Persib saat berlaga di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Pada musim lalu tim Maung Bandung takluk 1-4 dari Persebaya saat main di markas Bali United itu.

Persib Bandung terpaksa menjamu Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion I Wayan Dipta, Jumat (18/10/2019), lantaran tidak mendapat izin dari pihak Kepolisian untuk menggelar pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Bahkan pertandingan menjamu Persija Jakarta, Sabtu (28/10/2019), rencananya juga akan digelar Stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Kami berharap tahun ini bisa mulai meraih hasil yang positif di Bali. Mudah-mudahan bisa mematahkan catatan buruk kami di sana,” ujar Made di Bandung, Minggu (13/10/2019).

Made mengakui laga kandang, tetapi dimainkan di luar kandang menjadi sebuah kerugian besar bagi Persib. Namun, kompetisi harus tetap berjalan walau bertanding serasa laga tandang.

“Pasti kami sedikit kecewa karena kami tidak bisa main di kandang. Kami tidak bisa dapat dukungan bobotoh pastinya seperti lazimnya laga kandang, dan itu membuat kami sedikit kecewa. Tapi, bagaimanapun kami harus tetap berusaha untuk memenangi pertandingan. Jadi, mau main di manapun kami akan berusaha main maksimal dan meraih tiga poin,” tutur Made.

Terlebih dua laga itu merupakan duel yang sangat dinantikan bobotoh dan dipastikan akan menyedot puluhan ribu bobotoh. Namun, sayangnya tidak bisa digelar di Bandung dan itu membuat bobotoh Persib Bandung kecewa.

“Tapi, kami berharap bobotoh tetap dukung kami, paling tidak tetap mendoakan kami untuk bisa meraih hasil maksima,l karena siapapun lawannya, mau big match atau tidak, tetap kami harus berusaha keras untuk meraih tiga poin,” ucap Made.

Persib bersiap, satu di antaranya dengan menggelar internal game di Stadion Jalak Harupat, Sabtu (12/10/2019). Itu menjadi cara tim Maung Bandung ntuk menyiasati jarak pertandingan setelah penundaan big match Persib versus Arema.

“Kami bikin melakoni internal game sebagai cara merasakan situasi pertandingan. Meski kurang pas, lumayan buat kami untuk mengisi kekosongan,” ungkap kiper bernomor punggung 78 di Persib Bandung ini.