Hadapi Persib, Osvaldo Haay Diragukan, Namun Persebaya sudah Bisa Diperkuat Diogo Campos

Setelah gagal memberikan hasil maksimal dalam debutnya kala menjamu Borneo FC Jumat (11/10) lalu, pelatih Persebaya Surabaya Wolfgang Pikal langsung menghadapi tantangan berat. Yaitu, melawan Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10).

Pertandingan ini seharusnya digelar di Bandung karena Persib bertindak selaku tuan rumah. Namun, kepolisian setempat tidak mengeluarkan izin pertandingan, sehingga laga tersebut harus digelar di tempat netral. Kembalinya laga big match ini ke Stadion I Wayan Dipta ini juga mengingatkan pada musim 2018 lalu.

Pada laga usiran dari Bandung saat itu, Bajul Ijo menang telak 4-1. Namun, Pikal tidak mau menjadikannya sebagai acuan. Sebab menurutnya dipastikan kekuatan Persib musim ini jauh berbeda dibanding musim lalu. Bahkan, secara umum dinilai lebih baik daripada putaran pertama musim 2019.

“Selain mengevaluasi tim, saya sebetulnya sudah mulai mengamati permainan Persib. Putaran kedua mereka tampil lebih baik. Namun untuk strategi di Bali, kami belum ada taktik tertentu, masih terus berdiskusi dengan staf yang lain,” ujar Pikal, Minggu (13/10). Selain itu, pelatih asal Austria ini juga akan melihat komposisi pemainnya lebih dahulu.

Sebab ada beberapa pemain Persebaya seperti Osvaldo Haay yang masih cedera. Mengenai laga yang digelar di tempat netral, Pikal tidak ingin menyebutnya sebagai sebuah keuntungan. “Soalnya Persib jadi tuan rumah, bukan kami. Mungkin pertandingan di sana akan jadi beda,” ujarnya.

Untungnya skuat Bajul Ijo bisa kembali diperkuat gelandang asing andalannya Diogo Campos setelah absen pada pekan sebelumnya. “Campos adalah pemain inti kami, pasti pengaruh kalau dia tidak main. Dia sudah buktikan punya energi bagus dan berkualitas. Saya harap lawan Persib Campos bisa main lagi,” Pikal menuturkan.

Selain itu yang bakal disiapkan Pikal untuk melawan Maung Bandung adalah mempertajam finishing. “Selama satu minggu selalu kami latihan attacking, crossing, finishing. Tapi belum kelihatan bikin gol, artinya kami harus latihan lagi,” mantan asisten pelatih timnas Indonesia senior ini menegaskan.

Walau hanya menuai hasil 0-0 dalam debutnya di Liga 1 2019 saat melawan Borneo FC, Pikal mengklaim permainan timnya tidaklah buruk. “Saya lihat Bonek tidak kecewa dengan hasi itu. Soalnya sekarang fan sepak bola sudah lebih pintar,” ujar pria 51 tahun itu.

“Sekarang suporter tidak cuma melihat hasil. Bahkan, ada beberapa orang pernah bicara, sekarang permainan tim sudah seperti Persebaya yang sebenarnya,” Pikal mengungkapkan.*M Bahrul Marzuki