Game MM Bola Tangkas Online Indonesia

Bepe Utarakan Hal yang Paling Berkesan Selama Membela Persija Jakarta

Selama dalam karier sepak bola, Persija Jakarta menjadi klub yang paling berkesan bagi Bambang Pamungkas alias Bepe.

Hampir 17 tahun, Bepe sapaan akrab, Bambang Pamungkas, membela Persija Jakarta sejak berkarier sebagai pesepak bola profesional per 1999.

Bepe yang kala itu usianya masih 19 tahun diminta untuk bergabung bersama Persija Jakarta.

Sebagai pemain muda, permainan Bepe memberikan kontribusi yang maksimal bersama Macan Kemayoran hingga akhirnya meraih gelar juara Liga Indonesia musim 2001.

Sudah lama juga Bepe membela Persija Jakarta dan akhirnya ia mengutarakan hal apa yang paling berkesan.

Stadion Menteng yang terletak di Jakarta Pusat menjadi tempat paling berkesan bagi pria asal Kabupetan Semarang, Jawa Tengah tersebut.

Ketika didatangkan Persija Jakarta, Bepe lebih sering beraktivitas di Stadion Menteng untuk berlatih.

Stadion Menteng juga mempunyai mess pemain Persija Jakarta, tempat menginap Bepe selama awal di ibu kota.

Kegembiraan Bepe berlatih di Stadion Menteng sirna, setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membongkarnya untuk menjadikan taman pada 2006.

Baru-baru ini, Bepe sepertinya bernostalgia untuk datang kembali ke Stadion Menteng yang saat ini sudah menjadi taman.

“Selama berkarier di Persija Jakarta, tempat yang paling memberi kesan mendalam adalah Stadion Menteng,” kata Bepe seperti BolaSport.com kutip dari akun Instagram pribadinya.

“Bukan Stadion Lebak Bulus, Stadion Utama Gelora Bung Karno, apalagi Stadion Patriot Candrabaga,” ucap pemilik nomor punggung 20 itu.

Bepe mengaku ia tidak pernah merasakan tampil dalam sebuah pertandingan di Stadion Menteng.

Namun di Stadion Menteng-lah, dia untuk pertama kali ia bergabung dengan Persija Jakarta.

Di Stadion Menteng juga, ia menghabiskan kurang lebih enam tahun untuk berlatih setiap hari selama membela Persija Jakarta.

“Bagi pesepak bola, stadion pertandingan itu hanya-lah tempat ujian. Sedang lapangan latihan adalah kawah candradimuka yang sesungguhnya,” tutur Bepe.

“Tempat dimana kami ditempa setiap hari untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan demi pertandingan.”

“Stadion Menteng sendiri telah menemani Persija Jakarta sejak 1961,” kata Bepe.

Kembali menginjakan kaki di Stadion Menteng, Bepe sangat senang.

Ia melihat banyak sekali orang-orang yang menikmati udara sambil berolahraga.

“Melihat bekas-bekas Stadion Menteng yang menjadi taman hijau, rapi, dan bermanfaat bagi banyak orang untuk berolahraga, tentu membuat saya senang,” kata Bepe.

“Namun tidak dapat dipungkiri, terselip kesedihan di sana,” tutur pemain berusia 39 tahun tersebut.