Stadion Gelora Bung Tomo Juga Jadi Alternatif Persib Bandung Jamu Persija Jakarta

Persib Bandung masih menunggu kepastian apakah bisa menjamu Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, atau tidak pada 28 Oktober mendatang. Saat ini, Persib mengalami kesulitan untuk menggelar pertandingan di Bandung.

Itu lantaran pihak kepolisian masih berkonsentrasi terhadap pengamanan situasi jelang pengambilan sumpah Presiden Republik Indonesia, 19 Oktober nanti. Persib pun terpaksa menunda laga melawan Arema FC, lantaran tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

Selain itu, mereka juga harus menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 18 Oktober nanti. Laga melawan Persija dipastikan bakal menyedot animo yang besar dari suporter, mengingat rivalitas kedua tim yang begitu tinggi.

Ada kemungkinan, pertandingan ini tidak mendapatkan izin lagi untuk digelar di Bandung. Maka itu, Persib pun sudah bersiap menyiapkan venue alternatif. Selain Stadion Kapten I Wayan Dipta, ternyata manajemen Persib sudah merencanakan stadion lainnya untuk menjamu Macan Kemayoran.

“Kalau boleh kami gelar di Stadion GBT (Gelora Bung Tomo, Surabaya), mungkin di GBT (lawan Persija). Tapi kami masih berusaha untuk tetap digelar di Bandung. Mudah-mudahan suasana pelantikan aman dan kondusif,” kata Teddy Tjahjono, direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku pengelola Persib.

“Lawan Persija kan masih tanggal 28 (Oktober), kami berharap tetap di Bandung. Yang pasti, kami cari tempat yang menguntungkan buat kami,” jelas Teddy.

Di sisi lain, seluruh klub peserta Liga 1 sudah bersepakat bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam rapat darurat yang digelar di Bali, Sabtu (12/10), agar tidak ada lagi pertandingan yang ditunda. Bila tidak mendapatkan izin digelar di kandang sendiri dengan atau tanpa penonton, klub tuan rumah diminta untuk mencari venue alternatif agar pertandingan bisa digelar sesuai jadwal.