Enam Klub Liga 1 Tembus Standar Teratas AFC

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, klub-klub Indonesia (khususnya kasta teratas) ambil bagian dalam pengajuan Lisensi Klub AFC. Proses itu merupakan salah satu rangkaian dalam proses verifikasi dan lisensi untuk bisa berpartisipasi di level Asian Football Confederation (AFC), seperti Liga Champions Asia dan AFC Cup.

Tahun ini terdapat 16 klub Liga 1 2019 yang berpartisipasi di kegiatan Lisensi Klub. Keputusan Licensi terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Granted (teratas), Granted with Sanction (tengah), dan Rejected (terbawah).

Di tahun ini, terdapat enam klub yang mendapatkan status Granted, dua klub mendapatkan status Granted with Sanction, dan delapan klub mendapatkan status Rejected.

Klub yang mendapatkan status Granted adalah Arema FC, Persebaya, Persib, Persija, Persipura, dan PSM. Dalam bahasa sederhananya, keenam klub tersebut berarti telah memenuhi semua kualifikasi klub profesional dan. Sementara klub yang mendapatkan status Granted with Sanctio’ yaitu Bali United FC dan Bhayangkara FC.

Teruntuk klub yang mendapat status Granted with Sanction, akan memiliki waktu untuk memperbaiki data yang dikumpulkan hingga sebelum bergulirnya musim kompetisi AFC 2020.

Bagi pesepakbolaan Tanah Air, hasil pengajuan lisensi AFC tahun ini bisa dikatakan sebuah prestasi. Pasalnya, dari banyaknya tim yang berlabel Granted ada peningkatan dua kali lipa dari tahun sebelumnya.

“Harapannya dengan adanya standar ini, klub sepak bola profesional di Indonesia memiliki referensi untuk standar kualitas manajemen klub yang selalu menjadi prioritas dalam pengembangan sepak bola modern baik dari AFC maupun PSSI,” ujar Timmy Setiawan selaku Chairperson dari Club Licensing Committee.

Sementara itu, terkait elemen apa saja yang menjadi bahan penilaian dalam proses lisensi tersebut, ada lima kriteria, yaitu Sporting, Infrastructure, Personnel & Administration, Legal, dan Finance.