Exco PSSI: Simon McMenemy Lebih Baik Mundur dari Timnas Indonesia

Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, dinilai lebih baik mundur dari jabatannya tersebut di tim Merah Putih.

Setidaknya, ucapan itu disampaikan secara langsung oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal, saat dihubungi BolaSport.com, Sabtu (12/10/2019).

Refrizal mengatakan, di bawah asuhan Simon McMenemy penampilan timnas Indonesia tak mengalami perkembangan yang pesat.

Sebab, dari tiga laga awal babak penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, timnas Indonesia belum meraih kemenangan.

Skuat Garuda dipermalukan di depan puluhan ribu suporternya ketika menjamu Malaysia dan Thailand.

Pil pahit kembali ditelan timnas Indonesia setelah dibantai lima gol tanpa balas oleh Uni Emirat Arab (UEA) saat melakoni laga tandang, Kamis (10/10/2019).

Belum mendapatkan poin di ajang tersebut membuat timnas Indonesia duduk di posisi buncit.

Teriakan Simon McMenemy untuk keluar dari timnas Indonesia mulai disuarakan para pecinta sepak bola lokal.

“Saya pikir dia (Simon McMenemy) harus mundur dari timnas Indonesia, supaya tidak ada lagi beban yang ia rasakan,” kata Refrizal saat dihubungi BolaSport.com.

“Saya sebenarnya sudah bersuara untuk memintanya mundur setelah timnas Indonesia kalah melawan Thailand,” ucap pria berkacamata tersebut.

Simon McMenemy didatangkan PSSI untuk menggantikan Bima Sakti pasca gagal membawa timnas Indonesia berprestasi di Piala AFF 2018.

Pelatih asal Skotlandia itu mendapatkan durasi kontrak dua tahun sampai Piala AFF 2020.

Bisa jadi laga melawan Vietnam menjadi kesempatan terakhir Simon McMenemy bila gagal membawa timnas Indonesia menang.

Pertandingan timnas Indonesia kontra Vietnam merupakan laga keempat Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Kapten I Wayan, Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019).

“Kalau ternyata besok melawan Vietnam timnas Indonesia bisa menang, ya kita lihat nanti bagaimana nasibnya,” kata Refrizal.

Sebelum berlaga di babak penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, Simon McMenemy sudah melakoni tiga pertandingan bersama timnas Indonesia.

Hasilnya, skuat Garuda berhasil meraih kemenangan melawan Myanmar dan Vanuatu, serta tumbang dari Yordania.

“Saya nilai, dia lebih bagus bersama klub. Saat bersama timnas, dia tidak bagus. Artinya dia cocoknya menjadi pelatih di klub,” ucap Refrizal.