Aji Santoso Buka-bukaan soal Kabar PSIM Yogyakarta Mengalah ke Sulut United

Aji Santoso resmi meninggalkan PSIM Yogyakarta per Rabu (09/10/19). Resmi meninggalkan PSIM, Aji Santoso, pun memberikan bantahan mengenai kabar jika timnya sengaja mengalah dari Sulut United.

Pelatih berusia 49 tahun itu mencapai kata sepakat dengan manajemen tim untuk meninggalkan klub berjuluk Laskar Mataram setelah melalui pembicaraan awal.

Hasil kurang apik selama ini kemungkinan besar jadi salah satu faktor mundurnya eks Persela Lamongan tersebut. Terbaru, PSIM menelan dua kekalahan beruntun saat menjamu Sulut United (4 Oktober) dan dijamu Martapura FC, dua hari yang lalu.

Kekalahan dari Sulut United juga memunculkan kabar tak sedap. Santer berhembus jika PSIM sengaja melepas laga itu untuk ‘membantu’ Sulut United yang butuh kemenangan untuk keluar dari zona degradasi. Kebetulan saja, kedua tim memang ‘punya’ hubungan saudara.

Aji membantah semua tudingan tersebut. Baginya sedari awal tidak ada hal-hal negatif termasuk rumor penjualan pertandingan.

“Bahwa pertandingan itu dijual untuk membantu Sulut United sangat tidak bear. Boleh orang berfikiran seperti itu, tapi saya sampaikan itu tidak ada (jual pertandingan),” tegas Aji.

“Kita benar-benar fight saat itu. Namun memang hasil akhirnya Sulut United yang menang,” tambah dia.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu respect dengan manajemen dan pengurus PSIM yang berkomitmen untuk tampil fight. Untuk itu, Aji memastikan jika isu laga dijual hanya isapan jempol.

“Meski ibarat saudara tiri, namun tidak ada main mata. Kami fight namun memang hasilnya kalah,” kata pelatih asal Malang tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.