Eks CEO PSS Miliki Mayoritas Saham Persiba Bantul

Mantan CEO PSS Sleman, Soekeno, resmi memiliki saham terbesar dari perusahaan yang mengelola Persiba Bantul, yakni PT Bantul Jaya Utama.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Putra Sleman Sembada (PSS), perusahaan yang mengelola PSS Sleman itu, mengakuisisi mayoritas saham Persiba Bantul demi mengembalikan prestasi klub berjulukan Laskar Sultan Agung itu yang sudah lama anjlok dan berkutat di kasta bawah.

Persiba pernah terancam tak tampil di kompetisi Liga 3 musim 2019 karena krisis finansial. Kini, masuknya pengusaha properti tersebut bisa membawa angin segar.

“Keinginan saya jangan sampai Persiba Bantul tidak ikut kompetisi Liga 3. Sangat disayangkan jika klub kebanggaan masyarakat Bantul tidak bisa berkiprah lagi,” ujar Soekeno, Selasa (8/10/2019).

“Insyaallah, ke depannya, Persiba Bantul terus berprestasi untuk membawa nama Kabupaten Bantul kembali berkibar. Siapa tahu Persiba juga bisa segera ke kasta tertinggi dan membanggakan DIY,” katanya.

Soekeno menilai Persiba Bantul memiliki potensi besar bisa kembali mengukir kejayaan. Persiba tercatat pernah menjuarai Divisi Utama pada 2010.

Sesuai keinginannya, Soekeno juga tidak memiliki jabatan di struktural klub Persiba, meski berstatus pemilik saham terbesar.

“Kami take over 75 persen saham klub Persiba. Saya juga tidak menjabat apa-apa, cukup memberikan dukungan saja,” ungkapnya.

Saat ini Persiba Bantul berlaga di Liga 3 2019 babak Pra Nasional. Persiba tergabung di Grup A bersama Solok FC, PS Abadi, Lampung Sakti, dan Persika Karawang. Untuk partai pertama, Persiba akan menjamu Solok FC di Stadion Sultan Agung (12/10/2019).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.