Aji Santoso Mundur dari PSIM Yogyakarta

Keputusan besar datang dari pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso. Juru taktik berusia 49 tahun itu memutuskan mundur dari tim Laskar Mataram.

“Setelah lawan Martapura FC, saya berdiskusi panjang dengan manajemen. Akhirnya muncul kesepakatan jika kami tidak melanjutkan kerja sama,” kata Aji Santoso dalam jumpa pers kepada awak media di Sahid JWalk, Sleman, Rabu (09/10/19).

“Mohon maaf kepada suporter dan semua pecinta PSIM. Saya belum bisa membawa tim ini berprestasi,” tambah dia.

Berakhirnya masa bakti Aji bersama PSIM lebih cepat sejatinya sudah santer berhembus sejak lama. Hasil jeblok yang diraih tim kebanggaan masyarakat Kota Gudeg di Liga 2 2019 jadi salah satu faktor.

Untuk itu, laga melawan Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Selasa (08/10/19). disebut-sebut jadi kesempatan terakhir. Sayangnya, PSIM harus pulang dengan tangan hampa usai kalah, 0-1.

Total mantan pelatih Persela Lamongan itu menjalani 14 laga bersama PSIM setelah menggantikan Vladomir Vujovic. Hasilnya, Cristian Gonzales dan kolega meraih enam kemenangan dan menelan delapan kekalahan.

Aji menegaskan bahwa keputusan itu adalah bentuk tanggungjawabnya sebagai pelatih karena belum mampu mengangkat prestasi tim. Dia meyakini langkah itu yang terbaik untuk PSIM.

“Peluang PSIM ke 8 besar masih terbuka, apalagi dengan kelahan PSBS Biak dari Persis Solo. Meski tanpa saya, semoga psim bisa lolos 8 besar,” ungkap Aji Santoso.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.