Terperangkap di Zona Merah, PSGC Ciamis Susul Persib B Degradasi ke Liga 3

Salah satu peserta Liga 2 2019, PSGC Ciamis, dipastikan menyusul Persib Bandung B alias Blitar Bandung United terdegradasi ke Liga 3.

Kepastian tersebut diketahui kala PSGC melakoni pertandingan pekan ke-21 kontra PSMS Medan di Stadion Galuh, Senin (7/10/19), kemarin sore.

PSGC Ciamis sempat mendapat angin segar lantaran berhasil mengalahkan PSMS dengan skor meyakinan 2-0. Tambahan tiga poin membuat Laskar Ciung Wanara mendulang 19 angka.

Akan tetapi, posisi PSGC tak juga beranjak dari posisi ke-11 klasemen sementara Grup Barat alias terendah kedua dari 12 peserta. Tiga posisi terbawah bakal terdegradasi.

Mereka memang baru memainkan 20 pertandingan, tapi PSGC Ciamis tak bisa ke luar dari zona merah. Klub pengusung seragam ungu ini sudah tak tertolong lagi meski masih menyisakan dua partai terakhir (termasuk laga tunda).

Andai PSGC bisa menang di dua pertandingan terakhir dan mendulang poin penuh, maka klub yang didirikan pada 1990 ini akan mengoleksi 25 angka.

Kepastian PSGC terdegradasi tak lepas dari salah satu rival mereka, yakni Persibat Batang. Karena di pekan yang sama mereka bisa menang.

Persibat sukses mengalahkan Cilegon United dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat. Sehingga Laskar Alas Roban mengumpulkan 25 angka.

Persibat hanya menyisakan satu pertandingan terakhir (dari total 22 laga). Andai mereka bisa menang lawan PSPS Riau, maka Persibat mengoleksi 28 poin di akhir musim.

Jika Persibat kalah dan PSGC sukses menang dalam dua laga terakhir, posisi Laskar Galuh Wanara tetap berada di bawah Laskar Alas Roban alias unggul head-to-head.

Karena Persibat Batang sukses menang dua kali ketika bertemu PSGC Ciamis, dengan perincian menang 2-1 (putaran pertama) dan 3-2 (putaran kedua).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.