Kritis, Sriwijaya FC Punya Lebih dari 1 Alasan untuk Libas Bandung United

Sriwijaya FC akan melakoni laga krusial kontra Blitar Bandung United dalam lanjutan Pekan ke-21 Liga 2 2019 Grup Barat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin (7/10/19).

Bukan cuma soal menjaga gengsi di hadapan publik sendiri, setidaknya ada tiga alasan lain yang tak kalah penting bagi Sriwijaya FC. Mereka dituntut mengamankan poin penuh. 

Pertama, menekuk Bandung United berarti Sriwijaya FC dipastikan melaju ke babak 8 Besar Liga 2 2019. Mendulang 40 poin sudah pasti tak bisa dikejar lagi oleh PSCS Cilacap. 

Kedua, inilah laga kandang terakhir mereka musim ini. Ambrizal dkk. pastinya ingin happy ending sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi Sriwijaya FC di hadapan publik Jakabaring. 

Terakhir atau ketiga, pembuktian sekaligus pembalasan kepada Bandung United. Pada putaran pertama, Sriwijaya FC ditahan imbang 2-2 meski sempat unggul terlebih dulu. 

Kala itu, banyak pihak menilai Sriwijaya FC terlalu meremehkan sang lawan sehingga Bandung United berhasil mengejar dan menyamakan skor. Perasaan sakit hati pun ingin dilampiaskan dalam laga pekan ini. 

“Laga kandang terakhir di Liga 2 2019 sangat menentukan untuk kami. Kalau menang, kami bisa memastikan lolos ke babak 8 besar. Makanya saya meminta semua suporter dan masyarakat Palembang supaya datang menonton pertandingan besok,” kata Kas Hartadi, Minggu (6/10/19).

“Situasi sangat berbahaya karena tim yang sudah nothing to lose lebih sulit daripada yang lain. Mudah-mudahan pertandingan besok berjalan lancar. Semua selamat sampai akhir pertandingan,” ucapnya. 

Pelatih kelahiran Solo ini tak lupa mengingatkan anak asuhnya supaya membuang jauh-jauh rasa jemawa dan kepercayaan diri yang berlebihan. Mereka juga diminta untuk tidak terburu-buru melancarkan tekanan. 

“Problem kami itu gampang frustasi dan terburu-buru. Susah bikin gol jadi frustasi, makanya besok tetap bermain sabar dan tenang. Sangat penting untuk menjalankan taktik racikan saya dengan baik,” tandas Kas Hartadi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.