Septian Bagaskara, Mesin Gol yang Siap Mengantar Persik Kediri ke Liga 1

Persik Kediri berhasil menjadi tim pertama di Grup Timur yang dipastikan lolos ke babak 8 besar Liga 2 2019.

Kepastian lolos itu terjadi setelah Persik berhasil mengalahkan Madura FC dengan skor 2-0, Jumat (04/10/19). Dua gol itu diraih lewat aksi Iqmal Nur Samsu (11’) dan Wimba Sutan (79’).

Persik sendiri berhasil menampilkan permainan fantastis sepanjang kompetisi Liga 2 2019. Mereka sukses mencatatkan rekor berlapis pada musim ini.

Selain menjadi satu-satunya tim Grup Timur yang berhasil lolos ke 8 besar, Persik juga menjadi klub paling produktif di Liga 2 2019 wilayah timur.

Terhitung, tim yang mendapatkan julukan Macan Putih tersebut sukses mengumpulkan 25 gol. Jumlah tersebut bisa saja bertambah ketika menjalani pekan terakhir nanti.

Sekedar informasi, Persik tinggal menjalani satu pertandingan sisa di kompetisi Liga 2 2019 melawan Bogor FC Sulut United pada Selasa (08/10/19) mendatang.

Produktivitas Persik di Liga 2 2019 ini nyatanya tak lepas dari sosok penyerang andalan muda mereka, yakni Septian Satria Bagaskara.

Meski baru berusia 22 tahun, Bagaskara sudah menjadi mesin gol Persik pada Liga 2 2019. Terhitung, ia mampu mengoleksi 9 gol dari 14 laga.

Jumlah gol itu membuat Bagaskara berhasil masuk dalam daftar tiga besar top skor sementara Liga 2 2019. Kini, dirinya menduduki posisi tiga top skor sementara.

Bagaskara sendiri hanya kalah dari gelandang Persiraja Banda Aceh, Assanur Rijal dengan torehan 10 gol dan striker Persita Tangerang, Sirvi Arfani (13 gol).

Pemain yang sempat dipanggil ke TC Timnas Indonesia U-22 itu memang sangat berbahaya ketika berada di depan gawang lawan.

Terbukti, Bagaskara sukses mencatatkan brace sebanyak tiga kali di Liga 2 2019 saat berhadapan dengan PSIM Jogja dan Persiba Balikpapan (dua kali).

Menurut laporan situs resmi Liga Indonesia, Bagaskara memiliki persentase akurasi yang sangat bagus. Dari 8 tembakan, Bagasksara sukses mengarahkan ke gawang sebanyak 7 kali.

Catatan itu nampaknya sangat apik bagi seorang penyerang murni. Karena tugasnya begitu krusial untuk terus mencetak gol melebihi sang lawan.

Munculnya nama Bagaskara sebagai mesin gol sendiri memang bukan sebuah kejutan baru. Karena dirinya sudah lebih dulu membuktikan diri sebagai top skor Liga 3 2018 lalu.

Saat itu, pemain yang saat ini menggunakan nomor punggung 10 tersebut berhasil membukukan 21 gol dan sekaligus membantu Persik menjuarai Liga 3 2018.

Melihat situasi tersebut, bukan tidak mungkin jika Bagaskara kembali mengantarkan Persik kembali menjuarai Liga 2 2019 dan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.