Niatnya Kuliah, Julius Josel Tak Menyangka Bisa Gabung Persib

Pemain muda Persib Bandung, Julius Josel tidak menyangka bakal menjadi kekuatan Persib senior pada putaran dua Shopee Liga 1 2019.

Pemain asal Papua ini awalnya hanya kuliah di Fakultas Pendidikan Olahraga Kesehatan (FPOK), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

“Sebelum masuk Persib tujuan awalnya kuliah di UPI ambil olahraga di FPOK. Saya rencananya ikut seleksi tahun‐tahun berikutnya, tapi jalan Tuhan lain. Baru masuk kuliah langsung dipanggil Persib U-20 putaran kedua, puji Tuhan juara. Kemudian mendapat rezeki selalu, sabar, dan berusaha,” ujar Julius Josel, Minggu (29/9/2019) di Bandung.

Setelah membawa Persib U-20 juara, Josel pun dipromosikan oleh pelatih Robert Albert ke Persib senior.

Josel mengaku merasa tidak terganggu dalam membagi waktu sepak bola dengan jadwal kuliah.

“Ada sedikit tapi harus tetap profesional, bagaimana membagi waktu kuliah dan kapan harus main bola. Tapi kalau latihan, tugas tetap jalan karena saya tetap komunikasi sama teman-teman di kampus, juga sama dosen, jadi tidak ketinggalan. Dua-duanya tetap priositas,” ucap Josel.

Josel menambahkan, FPOK mendukungnya berkarir di Persib Bandung, walaupun kuliahnya baru masuk semester ketiga.

Lahir dan Besar di Bandung

Meski keturunan Papua, Josel lahir dan besar di Bandung, tepatnya di kawasan Ciumbuleuit, Kota Bandung.

“Saya lahir 21 September 1998 di Ciumbuleuit, Bandung. Jadi saya bukan lahir di Papua, tapi orang tua dua-duanya asli Papua, Ayah asal Raja Ampat, Ibu dari Biak,” jelas Josel.

Josel mengatakan, ayahnya, saat muda, juga menimba ilmu di Bandung, sedang ibunya merupakan anggota TNI di Pusdikoad, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Saya berusia empat tahun, orang tua pindah ke Papua, tapi setiap tahunpasti pulang ke Bandung terutama kalau merayakan Natal. Jadi Bandung ini sudah seperti kampung sendiri. Apalagi saya punya orang tua angkat juga di Bandung,” ucap Josel.