Persebaya Batal Tampil di Liga 1 Putri 2019

Persebaya Surabaya menarik keikutsertaan dalam Liga 1 Putri 2019. Manajemen klub asal Kota Pahlwan itu mengaku sudah mengirim surat resmi terkait keputusan tersebut.

Sebelumnya, klub asal Kota Pahlawan itu masuk dalam 10 peserta yang akan tampil dalam ajang itu. Selain Persebaya, sembilan klub yang bakal menurun tim putri adalah Persija Jakarta, PSM Makassar, Persib Bandung, Tira Persikabo, Bali United, Arema FC, PSIS Semarang, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman.

“Kami sudah mengirim surat resmi untuk tidak ikut sepak bola putri. Persebaya sendiri sejauh ini memang belum ada pernyataan tertulis untuk mengikuti sepak bola Putri,” kata Ram Surahman, Sekretaris tim Persebaya.

Ram tidak mengungkapkan secara rinci alasan klubnya batal berpartisipasi di ajang tersebut. Dia menyebut bahwa ajang ini hanya berstatus eksebisi karena kontestannya didasarkan pada klub Liga 1 2019 yang ingin menurunkan tim wanita.

“Bulan April, sempat ada pertemuan (dengan PSSI) di Jakarta. Kebetulan saya yang mewakili, jadi di sana itu disampaikan bahwa ini ekshibisi,” imbuh Ram.

Di sisi lain, pria berusia 45 tahun itu menyebut Persebaya Surabaya memilii banyak konsentrasi terhadap ajang lain. Di antaranya adalah tiga tim di Elite Pro Academy, dan tim kelompok usia di Piala Suratin.

Elite Pro Academy

Selain Elite Pro Academy, Persebaya Surabaya juga fokus melakukan pembinaan di Liga 3.

“Kami punya tiga tim kelompok usia di Elite Pro Academy. Lalu, masih ada PS Kopa (klub satelit Persebaya) yang tampil di Liga 3. Itu semua butuh konsentrasi, dan juga pastinya butuh dana,” tutur Ram.

Keikutsertaan Persebaya dalam Liga 1 Putri ini sebenarnya mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Apalagi, Persebaya juga dikenal penghasil pemain muda. Kapten Timnas Putri Indonesia U-16, Safira Ika, merupakan pemain didikan klub ini.

Sayang, sejak pengumuman keikutsertaan, Persebaya tidak kunjung mengabarkan pembentukan tim putri sampai akhirnya memutuskan batal tampil di Liga 1 Putri 2019.