Komentar Bambang Nurdiansyah atas Kegagalan PSIS Kalahkan Badak Lampung FC

PSIS Semarang masih dijauhi keberuntungan ketika bermain di kandang sendiri dalam lanjutan pekan ke-21 Shopee Liga 1 2019. Tim Mahesa Jenar bermain imbang tanpa gol menjamu Badak Lampung FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (29/9/2019).

Bermain di hadapan pendukung sendiri dan unggul dalam penguasaan bola maupun peluang, ternyata tidak cukup bagi PSIS. Wallace Costa dan kawan-kawan tetap gagal meraih kemenangan.

Hasil kurang memuaskan ini sekaligus membuat PSIS belum mampu memenangi pertandingan pada putaran kedua musim 2019, termasuk dua kesempatan di kandang sendiri. PSIS masih tercecer di papan bawah dan mendekati zona degradasi.

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah, tak puas dengan pencapaian yang didapat anak asuhnya. Padahal, PSIS tampil dominan terutama pada paruh pertama dan mendapatkan sejumlah peluang mencetak gol.

“Babak pertama kami bisa keluar dari tekanan lawan, setelah ada pergantian dua pemain. Tejadi beberapa peluang, namun tidak menjadi gol. Lalu di babak kedua, kami lebih mendominasi. Problem finishing menjadi perhatian kami,” kata Bambang.

Pelatih yang akrab disapa Banur ini tetap memberikan apresiasi tinggi kepada pemain. Ia juga meminta maaf kepada ribuan suporter PSIS Semarang yang hadir langsung di stadion.

“Pemain sudah menunjukkan kerja keras dan tak kenal lelah hingga selesainya pertandingan. Kemudian ada alasan tersendiri kenapa saya tidak memainkan Jonathan Cantillana sejak menit pertama, yaitu karena soal kebugaran,” terang Banur.

Sementara itu, striker PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto berharap timnya segera bangkit dan melakukan perubahan. Pasalnya, setelah ini PSIS akan kedatangan lawan terkuat yakni pemuncak klasemen sementara Bali United di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (4/10/2019)

“Hasil yang sangatlah tidak kami harapkan. Semua pemain sudah bekerja keras agar bisa meraih kemenangan, tapi hasil akhir tetap imbang. Kami akan perbaiki di laga selanjutnya,” ungkap Hari Nur Yulianto.