Manajer Bhayangkara FC Berharap Wasit Laga Kontra Persela Lamongan Disanksi

Bhayangkara FC mencuri satu poin dari markas Persela Lamongan, Stadion Surajaya, pada pekan lanjutan Liga 1 2019, Sabtu (28/9) malam, dengan skor akhir 1-1.

Pada laga itu, pihak Bhayangkara menyoroti kinerja dari wasit Ikhsan Prasetya Jati yang dinilai tidak beres. Hal itu diungkapkan oleh manjaer The Guardian, AKBP Sumardji.

Dua keputusan besar wasit yang membuat pihak Bhayangkara kecewa adalah disahkannya gol penyama kedudukan dari Birrul Walidain pada menit ke-69, yang dinilai offside.

“Wasit yang pimpin pertandingan Persela dan Bhayangkara tidak layak pimpin. Komite Wasit harus memberikan sanksi tegas wasit yang tidak profesional dalam memimpin pertandingan,” katanya.

Selain gol offside, penalti yang didapat Persela juga dianggap seperti hadiah dari wasit. “Penalti juga aneh. Bola jauh dari kaki pemain Persela. Penalti ini akal-akalan,” keluh Sumardji.

Penalti tersebut gagal berbuah gol, karena tendangan Alex dos Santos bisa ditepis kiper Wahyu Tri Nugroho. Sebelum Sumardji, Paul Munster selaku pelatih Bhayangkara juga menuding Persela dibantu wasit.