Traktir Nasi Padang, Cara Jafri Sastra Genjot Mental PSMS Medan

Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra, menyebut pihaknya memiliki beberapa hari persiapan untuk menghadapi tim tangguh Persita Tangerang pasca hasil imbang 1-1 di laga Liga 2 2019 kontra Blitar Bandung United, Selasa (17/9/2019) kemarin.

Persita dan PSMS akan saling sikut dalam lanjutan pekan ke-18 Liga 2 2019 Wilayah Barat, di Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tanggerang, Minggu (22/9/2019) sore.

“Untuk persiapan, terutama untuk pertahanan, kami punya tiga hari, kami benahi saja. Namun, apa yang sudah saya berikan materi kepada anak-anak tidak bisa saya jawab, jadi lihat saja besok di 90 menit nanti,” ujarnya dalam temu pers jelang pertandingan, Sabtu (21/9/2019).

Pelatih berusia 54 tahun itu menjelaskan, alasan dirinya enggan membeberkan materi tersebut karena berkaitan dengan strategi main timnya, sehingga tidak layak untuk dipublikasikan.

“Lagi-lagi saya tidak bisa sampaikan, karena itu adalah rahasia tim yang tidak bisa saya beberkan karena itu bukan konsumsi masyarakat. Makanya, besok dilihat saja seperti apa performa anak-anak, seperti apa pertahanannya seperti apa attacking-nya, gak boleh saya jawab sekarang. Besok baru tahu,” tegasnya.

Ketika disinggung perihal motivasi apa yang diberikan kepada para pemain yang masih memiliki masalah dalam soal penyelesaian akhir menilik dari beberapa laga terakhir PSMS, Jafri menjawab santai dengan sedikit berkelakar.

“Yang pasti masing-masing pemain memiliki kelebihan dan kekurangan. Pelatih juga sama, jadi kami saling mengisi,” ujar eks pelatih PSIS Semarang itu.

“Untuk mental anak-anak saya bawa makan dalam dua hari ini. Kan ada juga metode dari seorang pelatih itu tidak mesti di dalam lapangan. Di dalam rumah makan kan juga bisa. Jadi, saya ajak ke rumah makan padang dan dengan mengajak mereka makanan Padang semangatlah mental anak-anak,” pungkas Jafri Sastra yang asli asal Sumatera Barat itu.