Capai Target di Biak, Sulut United Semakin Optimistis Hindari Degradasi

Sulut United sukses mememnuhi target mencuri poin dengan menahan imbang PSBS Biak Numfor di Stadion Cendrawasih. Laga berakhir sama kuat 0-0, Minggu (22/9/19).

Bukan perkara mudah menahan imbang PSBS yang bermain lebih agresif. Panasnya cuaca di Biak membuat tenaga Sulut United cukup terkuras, namun disiplinnya pertahanan yang dikomandoi Yudi Khoeruddin membuat kubu tuan rumah selalu gagal mencetak gol.

“Pertandingan cukup sulit. Selain cuaca panas, PSBS bermain dengan intensitas tinggi. Raihan satu poin ini patut kami syukuri,” ucap pelatih Sulut United, Ricky Nelson, dalam jumpa pers pasca-laga.

Keberhasilan membawa pulang satu poin di markas PSBS Biak menjadi modal berharga menatap partai kandang melawan Persis Solo, Sabtu (28/9/19). Sulut United optimistis bisa keluar dari zona degradasi Liga 2 2019 Grup Timur.

“Kami masih memiliki peluang yang lumayan terbuka. Partai kandang terdekat harus bisa mendapatkan tiga poin,” pungkas Ricky Nelson.

Secara terpisah, pelatih PSBS Biak, Frengky Rudi Samay, menilai peluang timnya meraih kemenangan sebenarnya cukup besar, tapi ada banyak peluang yang akhirnya gagal dimaksimalkan menjadi gol.

“Masih ada empat pertandingan lagi, dengan tiga di antaranya partai tandang. Kami yakin masih bisa tampil maksimal. Tim akan berupaya mendapatkan poin di kandang lawan,” cetus Frengky Rudi Samay.

Dengan hasil ini, Sulut United masih terpaku di posisi ke-10 klasemen sementara Liga 2 2019 Grup Timur dengan perolehan 17 poin, sementara PSBS Biak tetap di peringkat ketiga (24 poin).