Simon McMenemy Dipertahankan, Ini Pertimbangan & Permintaan Exco PSSI

Komite Eksekutif (Exco) PSSI punya berbagai pertimbangan soal keputusan mereka mempertahankan Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia.

Meski sempat punya opsi untuk mengganti pelatih, namun Exco menilai bahwa itu terlalu berisiko mengingat timnas Indonesia akan memainkan laga lagi dalam waktu dekat.

Yakni timnas Indonesia bertandang ke markas timnas Uni Emirat Arab (UEA) pada matchday ketiga babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2020 zona Asia.

Timnas Indonesia akan dijamu timnas UEA, di Dubai dan akan digelar pada Kamis (10/10/2019).

“Waktu kita kurang dari satu bulan bila mana kami melakukan perubahan dalam konteks pelatih dirasa cukup riskan,” kata anggota Exco PSSI, Gusti Randa kepada wartawan.

“Simon sendiri juga sempat memberikan pernyataan kepada kami. Dia optimistis dan akan terus berusaha melakukan yang terbaik untuk timnas senior,” ujarnya menambahkan.

Meski begitu, Exco PSSI punya tuntutan kepada eks pelatih Bhayangkara itu setelah memutuskan mempertahankannya.

Intinya, Exco ingin Simon McMenemy mempelajari dua kekalahan timnas Indonesia dari timnas Malaysia dan timnas Thailand pada dua laga sebelumnya.

Pasukan Garuda kalah 2-3 dari timnas Malaysia dan kalah 0-3 dari timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 dan 10 September 2019.

Exco PSSI berharap dua kekalahan tersebut tak terulang lagi pada laga-laga selanjutnya.

“Kami meminta Simon mempelajari dan membenahi secara teknis serta non teknis tim mengenai dua kekalahan kemarin,” tutur Gusti Randa.

“Kami ingin performa timnas dapat lebih baik dan tidak ingin posisi timnas terlalu terpuruk,” ucapnya.

“Dalam konteks pemain juga harus ada evaluasi untuk persiapan laga away nanti. Garis besarnya kami selaku Exco menyoroti beberapa hal tersebut,” katanya lagi.