Farri Agri Sempat Minta Nomor Punggung Ismed Sofyan di Persija

Pemain baru Persija Jakarta, Syaffrizal Agri, akhirnya memilih untuk menggunakan nomor punggung 10 di tim berjulukan Macan Kemayoran itu.

Sebelum mendapatkan nomor punggung 10, pemain yang akrab disapa Farri Agri itu sempat meminta angka 14.

Sontak manajemen Persija Jakarta tidak bisa menuruti permintaan Farri Agri dan memberikan nomor punggung 14.

Sebab, nomor 14 sudah dipakai Ismed Sofyan sejak kehadirannya di Persija Jakarta pada 2003.

Nomor 14 juga sudah sangat identik dengan Ismed Sofyan.

Farri Agri pun mengerti dan akhirnya memilih menggunakan nomor punggung 10 yang sebelumnya dipakai Bruno Matos.

“Kami anggap dia sebagai pemain penting, seperti ketika menanyakan nomor punggung 10,” kata Chief Marketing dan Commercial Officer Persija Jakarta, Andika Suksmana.

“Pertama dia minta nomor punggung 14 tapi tak bisa, kemudian akhirnya minta nomor 10.”

“Ya kami anggap dia punya kepercayaan diri yang tinggi dan kami percaya dengan dia,” ucap Andika Suksmana menambahkan.

Lebih lanjut Andika Suksmana memastikan Farri Agri akan mendapatkan fasilitas khusus selama di Persija Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan Farri Agri sudah 10 tahun berkiprah di Qatar dengan membela Al Khor, Al Ahli, dan Al Markhiya.

Pemain berusia 27 tahun itu rencananya akan mendapatkan fasilitas sama seperti Marko Simic.

Artinya, meskipun berstatus pemain lokal, Farri Agri tidak akan menetap di mess pemain Persija Jakarta.

“Jadi jika misalnya dia diberikan fasilitas layaknya pemain lainnya, karena dia terbiasa dengan fasilitas itu,” kata Andika Suksmana.

“Tapi tak ada perbedaan dengan fasilitas Marko Simic, kurang lebih seperti itu,” ucap pria yang akrab disapa Deka itu.