Potensial, PSIS Semarang Ingin Lebih Serius Rambah Sepak Bola Putri

PSIS Semarang tampak serius mempersiapkan tim untuk menghadapi Liga 1 Putri 2019 yang segera dimulai pada awal Oktober mendatang.

PSIS akan memulai mengadakan seleksi pemain pada dua hari ke depan, yakni 20-21 September di Lapangan Persika Banyumanik dan Lapangan Telo Banyumanik, Kota Semarang.

Hari pertama akan difokuskan untuk mencari bibit sepak bola putri yang berdomisili di Kota Semarang dan sekitarnya, sementara hari berikutnya diperuntukkan bagi pesepak bola luar daerah.

“Kami menggelar seleksi dengan tujuan ingin memberdayakan anak-anak lokal Semarang. Harapannya muncul bibit-bibit baru asli Semarang dan sekitarnya di dunia sepak bola putri,” ujar CEO Yoyok Sukawi kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT, Kamis (19/9/19), siang.

Selain itu, pihak PSIS Semarang juga berkomitmen membangun sepak bola putri secara serius. Pasalnya, mereka melihat potensi bal-balan bagi kaum hawa sangat besar untuk berkembang ke depannya.

“Sepak bola putri ini masuk program FIFA sehingga PSSI menggiatkan mulai tahun ini untuk memenuhinya,” cetus pria yang juga menjabat anggota Exco PSSI tersebut. 

“Semangat di Indonesia juga untuk melebarkan bisnis sepak bola yang semula didominasi pria, sekarang mulai merambah ke wanita. Itulah alasan mengapa PSIS mantap mengikuti Liga 1 Putri 2019,” tukas Yoyok Sukawi.

PSIS Semarang akan segrup dengan Persija Jakarta, Persib Bandung, PSS Sleman, dan Tira-Persikabo, sementara grup lainnya dihuni Arema FC, Bali United, Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, dan PSM Makassar.

Masing-masing peserta nantinya akan memainkan 16 laga karena format kompetisi berjalan secara empat seri. Dua tim terbaik setiap grup berhak lolos ke babak semifinal Liga 1 Putri 2019.