Kecewa Wasit, Kalteng Putra Resmi Ajukan Protes Kepada PSSI

Kalteng Putra secara resmi mengirimkan surat protes kepada PSSI. Laskar Isen Mulang merasa tidak puas dengan kepimimpinan wasit saat laga kontra Perseru Badak Lampung FC, di Stadion Sumpah Pemuda, kemarin (19/9).

Pada pertandingan tersebut Kalteng Putra, sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak David Carlos. Akan tetapi, Badak Lampung FC berhasil mengembalikkan kedudukan melalui brace Fernando Jose Gomes.

Beberapa kali wasit memberikan keputusan yang merugikan Kalteng Putra dalam laga tersebut. Satu di antaranya penalti yang diberikan pengadil lapangan pada masa injury time babak kedua.

Selain itu, Kalteng Putra juga memprotes adanya kekerasan yang dialami I Gede Sukada, usai laga. Kapten tim tersebut mendapat pukulan dan jambakan dari petugas keamanan saat menuju ruang ganti.

“Dengan surat pengajuan protes ini Kalteng Putra meminta Komite Wasit untuk menindak dan mengistrirahatkan wasit karena telah memalukan PSSI dan memperburuk citra PSSI di mata publik,” demikian pernyataan Kalteng Putra dikutip dari Instagram resminya.

“Dan Kalteng Putra juga berharap Komisi Disiplin menindaklanjuti kejadian yang dialami kapten tim Kalteng Putra, I Gede Sukadana yang mendapatkan kekerasan oleh keamanan tuan rumah (Satpol PP) yang bukan mengamankan pertandingan melainkan melakukan kekerasan,” tambahnya.

Berikut isi protes Kalteng Putra:

1. Kalteng Putra protes terhadap Pemimpin Wasit dan Assisten Wasit 1 yang berasal dari Pulau Sumatra, yang notabenya adalah kandang Perseru Badak FC di Lampung.

2. Kalteng Putra protes terhadap Keputusan Wasit yang sering memberi keuntungan terhadap tim tuan rumah Perseru Badak Lampung FC, antara lain :
a. Gol pertama Perseru berawal dari Pelanggaran yang dilakukan pemain Kalteng Putra David Balla meskipun tidak jelas pelanggaran yang bagaimana terjadi.
b. Keputusan kontroversi hadiah Penalti untuk Perseru Badak Lampung FC di mana OK. JOHN dianggap melanggar pemain Perseru Badak Lampung meskipun OK John tidak melakukan apapun.

3. Kalteng Putra protes terhadap Panitia Pelaksana, karena adanya kekerasan Oknum keamanan (SATPOL PP) Terhadap pemain Kalteng Putra (I Gede Sukadana): Setelah pertandingan selesai Kapten tim I Gede Sukadana mendapat pukulan dan jambakan rambut oleh oknum Satpol PP ketika menuju ruang ganti pemain.