Ultimatum Masih Berlaku, Julio Banuelos Bisa Mundur jika Persija Kalah dari Bali United

Posisi Julio Banuelos sebagai pelatih Persija Jakarta masih belum aman. Nasibnya kembali ditentukan ketika tim berjulukan Macan Kemayoran itu menghadapi Bali United.

Persija Jakarta akan menjamu Bali United pada laga pekan ke-19 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (18/9/2019).

Manajemen Persija Jakarta lewat Chief Executive Officer (CEO), Ferry Paulus, sebelumnya telah membuat kesepakatan dengan Banuelos. Apabila Macan Kemayoran kalah dari PSIS Semarang pada pekan lalu (15/9/2019), arsitek tim asal Spanyol itu harus bersedia untuk mundur.

Namun, Banuelos masih dapat memperpanjang napas setelah Persija Jakarta berhasil mengalahkan PSIS 2-1.

“Ujian pertama waktu melawan PSIS telah selesai. Ujian berikutnya adalah menghadapi Bali United,” kata Ferry kepada wartawan.

“Kalau melihat dari posisi sebelumnya, kami keluar dari kesulitan yang ada. Mudah-mudahan, kemenangan melawan PSIS bisa menjadi modal yang baik untuk kami,” tutur Ferry.

Ferry masih memberikan kesempatan bagi Banuelos karena kemenangan yang didapat Persija Jakarta atas PSIS. Namun, partai melawan Bali United tetap akan menjadi hari penghakiman untuk pelatih berusia 48 tahun tersebut.

“Akan tetapi, kalau belum stabil tentu harus dievaluasi. Kesepakatan manajemen dengan dia seperti itu,” jelas Ferry.

“Persija Jakarta tak mau berandai-andai seperti bom waktu, tidak begitu. Tentunya ada ujian kedua dengan komposisi pemain yang lebih lengkap apakah tim ini bisa stabil,” ucapnya.