Robert Alberts Berikan Syarat kepada Fabiano Beltrame agar Masuk Tim Utama Persib Musim Depan

Bursa transfer paruh musim resmi ditutup pada Senin (16/9/2019), artinya Fabiano Beltrame tidak dapat membela Persib Bandung di sisa laga Liga 1 2019.

Fabiano Beltrame tidak dapat didaftarkan oleh Persib Bandung sebagai pemain lokal karena statusnya masih Warga Negara Asing (WNA).

Proses naturalisasi Fabiano Beltrame harus molor hingga saat ini lantaran prosesi pengambilan sumpah dijadwal ulang.

Pun demikian, bek tengah kelahiran Brasil itu juga tak bisa didaftarkan sebagai pemain asing karena sudah melengkapinya dengan Nick Kuipers (Belanda), Kevin van Kippersluis (Belanda), Omid Nazari (Filipina), dan striker asal Chad, Ezechiel Ndouassel.

Dengan begitu, Fabiano yang sudah dikontrak sejak awal musim 2019 dipastikan tidak bisa membela Persib selama satu musim penuh.

Praktis, Fabiano hanya berlatih dan mengikuti roadshow bersama skuat Maung Bandung selama musim 2019.

Ia baru bisa bermain musim depan pada Liga 1 2020.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memastikan Fabiano akan kembali ke Brasil terlebih dahulu untuk mempersiapkan musim depan.

“Kami sudah berdiskusi dengan Fabiano dan dia masih akan tinggal di Bandung dan menunggu naturalisasinya selesai. Setelah itu dia akan membuat keputusan dan akan kembali ke Brasil untuk melakukan persiapan sebelum kembali bermain musim depan,” kata Robert seperti dikutip BolaSport.com dari Tribun Jabar.

Robert pun masih akan memberikan satu tempat utama di Persib Bandung kepada Fabiano, asalkan dirinya sudah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) musim depan.

“Meskipun usianya sudah 38 tahun depan tapi dengan kategori pemain Indonesia, saya akan memberikan dia tempat,” kata Robert.

Sebaliknya, jika Fabiano gagal dinaturalisasi dan masih berstatus pemain asing, Robert memastikan tidak akan memberikan tempat di Persib.

“Sebab kami ingin membentuk tim untuk masa depan, tapi tentu saya sangat kecewa terhadap situasi Fabiano,” tambahnya.

Robert turut menyoroti kegagalan proses naturalisasi Fabiano sebelum tenggat transfer paruh musim 2019.

Menurutnya, hal tersebut adalah kerugian bagi Fabiano itu sendiri dan Persib sebagai sebuah tim.

“Pertama untuk Fabiano sendiri, tidak mudah untuk setiap hari terus menunggu dan akhirnya dia tidak bisa bermain. Di sepakbola, pemain seperti Fabiano yang mempunyai kualitas dan kepribadian bagus, tentu dia ingin bermain,” ujar Robert.

“Kami kehilangan bek yang penting karena pergi ke Thailand dan mendapat pengganti yang tidak kalah penting seperti Fabiano di lini belakang. ia merupakan pemain yang penting di pertahanan dan itulah faktanya,” tambahnya.

Fabiano sendiri diketahui hadir di Kabupaten Purwakarta saat Persib menahan imbang Tira-Persikabo dalam lanjutan Liga 1 2019, Sabtu (14/9/2019).

Fabiano turut menemani Prabu, maskot Persib Bandung mengunjungi sebuah event dari salah satu sponsor klub.

Pada awal-awal musim, sempat ada usulan jika Fabiano Beltrame akan bermain di Persib B atau Persib Blitar United, namun regulasi Liga 2 2019 tidak mengijinkan sebuah tim memainkan pemain asing.

Persib sendiri telah menyelesaikan aktivitas di bursa transfer paruh musim Liga 1 2019.

Total ada 8 pemain yang dicoret dan 7 pemain yang masuk.

Delapan pemain yang dicoret Persib Bandung itu ialah, Artur Gevorkyan, Rene Mihelic, Bojan Malisic, Saepulloh Maulana, Agung Mulyadi, Puja Abdilah, Muchlis Hadi Ning, dan Wildan Ramdani.

Sementara, 7 pemain masuk terdiri dari tiga pemain asing dan empat pemain lokal yaitu Omid Nazar (Filipina), Kevin van Kippersluis (Belanda), Nick Kuipers (Belanda), Dhika Bayangkara, Mario Jardel, Ilham Qolba, dan Alfeandra Dewangga.