PSIS Rela Laga Kontra Persebaya Digelar Tanpa Penonton

Pertandingan PSIS Semarang versus Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-19 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (20/9/2019), harus digelar tanpa penonton.

Polresta Magelang sebagai pihak keamanan di wilayah tersebut, tidak memberikan izin pertandingan jika melibatkan suporter PSIS maupun Persebaya. Izin pertandingan hanya bisa dikeluarkan dengan syarat laga Idak dihadiri penonton.

“Sebenarnya keputusan yang sangat berat dan tidak mengenakkan, kami sangat memahami kekecewaan khususnya suporter PSIS. Tentu mereka ingin memberikan dukungan langsung, tapi apa boleh buat ini keputusan dari pihak keamanan,” kata Ketua Panpel PSIS, Ferdinand Hindiarto, Rabu (18/9/2019).

Hal itu menjadi sebuah pukulan bagi PSIS yang akan menandai partai kandang perdananya di putaran kedua Shopee Liga 1 2019. Pendukung fanatik PSIS cukup kecewa adanya keputusan ini.

Ribuan anggota Panser Biru dan Snex seharusnya berbondong-bondong ke Magelang untuk mendukung perjuangan Mahesa Jenar.

Hubungan suporter PSIS dan Persebaya juga harmonis. Bahkan musim lalu, pertandingan di Surabaya maupun di Magelang berlangsung dengan kehadiran penonton.

“Apapun yang dihadapi, manajemen PSIS Semarang menghormati keputusan Polres Magelang. Larangan tersebut pasti bukan tanpa alasan karena ranahnya pihak keamanan,” ujar Ferdinand.

Gelandang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, berusaha melewati pemain PSIS Semarang pada laga Liga 1 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (15/9). Persija menang 2-1 atas PSIS. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
PSIS Semarang tidak dapat berbuat banyak. Bebagai cara sudah dilakukan oleh panpel dan pengurus klub.

Panpel berharap masyarakat Semarang dan suporter memberi dukungan di mana pun, misalnya dengan nonton bareng di kantong komunitas suporter.

“Lebih baik memang harus di rumah masing-masing dan bisa dilakukan melalui nonton bareng. Situasinya tidak memungkinkan, dukungan bisa lewat doa. Mungkin pihak keamanan punya analisis sendiri mengapa tidak diperbolehkan hadir ke Stadion,”

Kerugian PanpelFerdinand Hindiarto juga memastikan panpel PSIS mengalami kerugian material berupa tidak adanya pemasukan. Padahal tiket dari penonton merupakan satu diantara sumber pemasukan bagi tim.

“Pengeluaran terbesar tentu sewa stadion, sementara pemasukan nol. Kalkulasi kotor seperti saat menjamu Persib Bandung mencapai Rp1 miliar, ya itu gambarannya,” jelas Ferdinand.