Persela Masih Tanpa Raja Gol, Arema Anggap Bukan Keuntungan Besar

Persela Lamongan masih belum bisa menurunkan raja gol Shopee Liga 1, Alex Goncalves, dalam laga pekan ke-19 menjamu Arema di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (20/9/2019).

Pemain asal Brasil itu harus menjalani sanksi larangan bermain dari Komdis PSSI akibat kartu merah saat pertandingan melawan PSM Makassar (1/9/2019).

Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar, mengganggap absennya Alex membuat kekuatan mereka berkurang 20 persen.

Tetapi, Arema menganggap absennya pemilik 16 gol tersebut bukan keuntungan besar. Kendati, pelatih Arema, Milomir Seslija, mengaku absennya Alex membuat lini depan Persela memang tereduksi.

“Absennya Alex memang bagus untuk Arema. Tapi, sepak bola tidak bisa ditebak. Justru ada tim yang bermain bagus saat hanya bermain dengan beberapa pemain asing saja,” kata Milo.

Hal itu berarti Arema tetap harus mengawasi pengganti Alex di Persela. Apalagi Persela sekarang sedang ingin bangkit mengingat dalam tiga pertandingan terakhir mereka hanya meraih satu poin. Posisi tim berjulukan Laskar Joko Tingkir itu di klasemen melorot ke zona degradasi atau urutan ke-15.

“Persela punya striker lokal yang sudah menunggu kesempatan untuk bermain. Pasti mereka ingin membuktikan diri,” lanjut pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Sementara di kubu Arema, mereka masih waswas dengan komposisi pemain yang akan dibawa ke Lamongan karena ada empat pemain inti yang masih dalam pemulihan cedera, yakni Arthur Cunha, Dedik Setiawan, Ahmad Alfarizi, dan Hendro Siswanto.

Tetapi, masih ada peluang mereka dibawa ke Lamongan lantaran Arema masih kembali menggelar latihan besok pagi di Stadion Gajayana, Malang. Itu jadi sesi latihan terakhir sebelum berangkat ke markas Persela.

Setelah sesi latihan itu, tim pelatih baru menentukan siapa saja pemain yang akan disiapkan melawan Persela.

Di sisi lain, Arema sengaja tidak mengambil sesi jajal lapangan di Stadion Surajaya karena jarak Malang dengan Lamongan tidak terlalu jauh sehingga kondisi cuaca tidak akan berbeda jauh. Apalagi pertandingan digelar pada malam hari.