Kabut Asap Sempat Membuat Pemain Kalteng Putra Terisolasi

Polusi udara yang disebabkan asap dari kebakaran hutan di Pulau Kalimantan mulai melumpuhkan beragam aktifitas. Termasuk tim Kalteng Putra yang bermarkas di Palangkaraya.

Beberapa waktu lalu mereka tak bisa berlatih karena polusi tersebut sudah dalam tingkat membahayakan. Itulah sebabnya, Kalteng Putra sempat mengungsi ke Banjarmasin, dan sekarang mereka menjalani laga tandang untuk menghadapi ke markas Badak Lampung FC.

“Sempat dua hari kami tidak latihan. Lalu geser ke Banjarmasin kemarin. Sekarang dalam perjalanan menuju Lampung. Tentu kami ingin segera diatasi tentang asap ini karena sangat mengganggu. Kalteng Putra bakal merugi jika tidak bisa bermain di kandang nantinya,” tutur I Gede Sukadana, kapten tim Kalteng Putra.

Asap makin tebal sejak empat hari lalu (13/9/2019), mulai membuat polusi di Palangkaraya. Gede Sukadana dkk. pun diinstruksikan untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Skuat Kalteng Putra dianjurkan tetap menjaga kondisi di pusat kebugaran karena putaran kedua Shopee Liga 1 sudah dimulai.

“Kalau keluar harus terus pakai masker. Saya sempat coba naik motor. Mata ini rasanya pedas sekali. Jadi, saya dengan istri lebih banyak di kosan,” lanjut mantan pemain Bali United ini.

Pemain sayap, Antoni Putro Nugroho, yang baru saja pindah dari Kalteng Putra ke PSS Sleman di hari terakhir transfer window, juga sempat merasakan polusi udara tersebut.

“Saya jadinya hanya latihan di tempat fitness saja. Sekarang saya juga masih berada di Palangkaraya. Besok baru ke Sleman. Tapi, karena bandaranya juga ditutup, saya pulang lewat Banjarmasin,” kata pemain yang besok rencananya diresmikan oleh PSS tersebut.

Pemain Kalteng Putra yang tidak dibawa dalam tur tandang ke Lampung, untuk sementara latihan di Banjarmasin, yang kondisi asapnya tak sepekat di Palangkaraya. Pada Selasa (24/9/2019), mereka menjalani laga kandang melawan PSIS Semarang.

Kubu Kalteng Putra berharap pada waktu itu, udara di Palangkaraya dan sekitarnya sudah netral sehingga mereka bisa tetap bermain di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, saat kembali dari melakoni laga tandang.