Bukan Sebagai Striker, Farri Agri Akan Tempati 3 Peran di Persija

Laman penyedia data statistik seperti Soccerway dan Transfermarkt menuliskan rekrutan baru Persija Jakarta, Syaffarizal Mursalin Agri sebagai seorang penyerang. Namun, pemain yang karib dipanggil Farri Agri itu mengaku terbiasa berperan menjadi gelandang.

Farri Agri adalah pesepak bola berkebangsaan Indonesia yang 22 tahun lamanya tinggal di Qatar. Di sana, pemain asal Aceh itu berkarier sejak 2009-2010.

Pemain berusia 27 tahun itu tercatat pernah membela tiga klub di Qatar meliputi Al Khor, Al Ahli, dan terakhir di Al-Markhiya.

“Saya sejak 2009 sudah bermain secara profesional. Saya mulai bermain ketika usia saya 17 tahun,” imbuh Farri Agri kepada wartawan.

“Kalau soal posisi saya, waktu junior, saya bermain sebagai penyerang. Namun, ketika promosi ke tim utama, pelatih bilang saya lebih bagus bermain di gelandang,” tuturnya.

Kini, Farri Agri mengatakan menguasai seluruh peran di sektor tengah. Mulai gelandang bertahan, box to box, hingga menyerang.

“Saya bisa bermain di posisi enam (gelandang bertahan), delapan (gelandang box to box), dan 10 (gelandang serang),” imbuh Agri, yang mengenakan seragam nomor punggung sepuluh di Persija Jakarta.

Farri Agri akan bersaing dengan beberapa pemain untuk memperebutkan satu dari tiga pos gelandang pada pakem 4-3-3 ala pelatih Julio Banuelos. Di posisi itu, telah berkutat Sandi Sute, Tony Sucipto, Rohit Chand, Fitra Ridwan, Joan Tomas hingga Ramdani Lestaluhu.

Lantaran baru bergabung, Farri Agri masih buta mengenai status perannya di Persija Jakarta.

“Saya belum berbicara dengan pelatih soal kesempatan bermain,” jelasnya.

“Saya rasa mengenai kesempatan bermain, itu terserah pelatih Julio Banuelos. Tidak etis saya untuk berbicara hal itu,” imbuhnya.