Alasan Persija Rekrut Pemain yang Kabarnya Tolak Dinaturalisasi Qatar

Persija Jakarta secara resmi mendatangkan Syaffrizal Mursalin Agri, pemain yang menolak dinaturalisasi Qatar, untuk putaran kedua Liga 1 2019.

Farri Agri, sapaan Syaffrizal Mursalin Agri, sempat akan dinaturalisasi Qatar karena bakatnya mengolah bola jauh sebelum gabung Persija.

Kini, dia kembali ke negara kelahirannya dan menjadi bagian salah satu klub elite Liga Indonesia.

CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus pun mengungkapkan alasan klubnya mendatangkan penyerang yang berpengalaman di Qatar itu.

Seperti diketahui, Farri Agri sudah menimba ilmu sepak bola di Qatar sejak 2008 dengan bergabung bersama Al Khor.

Pada 2015, pemain yang kini berusia 27 tahun itu bergabung dengan Al Ahli.

Hingga akhirnya, dia memutuskan pindah ke Al Markhiya pada musim 2019.

Ketika mendapatkan tawaran dari Persija Jakarta, Syaffrizal Agri menyetujuinya dan sepakat bergabung dengan skuad Macan Kemayoran.

Ferry Paulus atau yang akrab disapa FP itu mengatakan, Farri Agri didatangkan atas rekomendasi Direktur Teknik Persija Jakarta, Eduardo Perez.

Kata FP, Eduardo Perez sudah mengetahui kemampuan Syaffrizal Agri saat membesut klub asal Qatar, Al Sadd.

“Jadi, pelatih Eduardo Perez sudah tahu dia saat masih di Qatar dan temannya juga menginformasikan hal yang sama,” kata FP saat dihubungi BolaSport.com, Selasa (17/9/2019).

“Lalu, saya dengar pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, kabarnya sempat ingin panggil dia tapi karena masih di Qatar.”

“Jadi, dia belum bisa bergabung. Saya harap dia bisa bermain bagus,” kata FP menambahkan.

Syaffrizal Agri mendapatkan durasi kontrak sampai akhir Liga 1 2019 dengan opsi perpanjangan.

FP mengatakan, bahwa posisinya itu merupakan gelandang serang dan bertahan, bukan penyerang.

Meskipun lama berkiprah di Qatar, Syaffrizal Agri tetap Warga Negara Indonesia (WNI).

Ia dikabarkan sempat menolak untuk menjadi warga negara Qatar.

“Kalau enggak salah, dia jadi berita besar kalau ternyata ada anak asal Aceh itu mau dinaturalisasi Qatar,” ucap Ferry Paulus.

“Tetapi dia tidak mau. Dia sejak usia 17 tahun sudah di Qatar,” ucap FP.

Saat ini, Syaffrizal Agri sedang dalam perjalanan menuju Indonesia.

Rencananya dalam waktu dekat, ia akan diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru kelima Persija Jakarta.

Farri Agri menyusul Alexandre Luiz Reame alias Xandao, Joan Tomas Campasol, Fachruddin Aryanto, dan Rachmad Hidayat.

“Hari ini, dia belum latihan. Kemungkinan dia baru akan tiba di Indonesia besok pagi,” kata FP.