Kalahkan Cilegon United, PSCS Kembali Meramaikan Posisi 4 Besar Grup Barat Liga 2

PSCS Cilacap berhasil meraih poin penuh saat menjamu Cilegon United dalam laga lanjutan pekan ke-17 Grup Barat Liga 2 2019 Pasukan Hiu Selatan menang telak 3-0 atas The Volcanos di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Selasa (17/9/2019).

Tiga gol kemenangan PSCS Cilacap diceploskan masing-masing oleh Ichsan Hari Kurniawan menit ke-25, gol bunuh diri pemain Cilegon United Eka Dwi Susanto menit ke-38, dan Rendy Saputra enam saat menit babak kedua.

Tambahan tiga poin membuat PSCS kembali meramaikan persaingan di papan atas untuk merebut jatah ke babak 8 besar. PSCS mengoleksi 29 poin.

Pelatih PSCS Cilacap. Djoko Susilo, mengatakan progres tim asuhannya mengalami peningkatan, terutama dari segi hasil. PSCS kehilangan poin dalam dua pertandingan sebelumnya, yakni ditahan imbang Sriwijaya FC di kandang sendiri dan kalah dari tuan rumah PSMS Medan.

“Saya harus mengapresiasi perjuangan pemain yang telah mengamankan poin penuh. Dua laga sebelumnya hasilnya kurang maksimal, tapi bisa ditebus dengan kemenangan ini,” ungkap Djoko Susilo kepada Bola.com, Selasa (17/9/2019).

Pelatih asal Malang ini menambahkan tiga poin atas Cilegon United sangat penting dalam usaha mempertahankan posisi di empat besar. PSCS Cilacap selanjutnya akan menjamu Perserang Serang, juga di kandang sendiri, Minggu (22/9/2019).

“Apa pun yang terjadi, melawan Perserang nanti harus menang tiga poin lagi sekaligus revans saat dulu kalah. Jika menambah poin lagi, posisi PSCS akan makin kukuh di empat besar,” kata Djoko Susilo.

Sementara Cilegon United tak mau berlama-lama dalam kesedihan kalah di kandang PSCS Cilacap. Pelatih Cilegon United, Imam Riyadi, meminta skuatnya bangkit pada pertandingan berikutnya di kandang PSGC Ciamis.

Cilegon United yang memiliki koleksi 25 poin, masih dapat bersaing memperebutkan tiket ke babak 8 besar.

“Kami mengakui PSCS unggul segalanya hari ini. Namun, bukan berarti kesempatan kami sudah habis. Tekad pemain untuk selalu tampil maksimal selalu ada, hanya kurang beruntung kali ini,” ujar Imam Riyadi.