Bandung United Kian Sulit Keluar dari Jerat Degradasi Liga 2 2019

Bandung United terlihat makin sulit keluar dari zona degradasi setelah bermain 1-1 saat menjamu PSMS Medan dalam laga lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Siliwangi, Bandung, Selasa (17/9/2019).

Bandung United tertinggal lebih dulu oleh PSMS lewat tendangan Rendi Saputra menit ke-63, namun Wildan Ramdani mampu menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit ke-73.

Pelatih Bandung United, Budiman, mengungkapkan pertandingan ini cukup menegangkan dan hasil akhir itu membuat tim besutannya makin sulit keluar dari zona degradasi.

“Tapi, saya tetap berusaha di sisa pertandingan. Sebetulnya tadi kami mulai ada progres dari kemarin saat melawan Babel, di mana kami banyak peluang beberapa kali, tapi masih tak bisa. menghasilkan gol. Satu gol dari PSMS karena pemain belakang kami kurang disiplin,” ujar Budiman.

Budiman mengakui tim asuhannya cukup beruntung mendapat penalti dan berhasil dieksekusi dengan baik oleh Wildan Ramdani sehingga Bandung United terhindar dari kekalahan.

“Kami melawan Persiraja setelah ini (22/9/2019), mudah-mudahan kami lebih bagus dan bisa memenangi pertandingan,” ucapnya.

Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra, menyebutkan hasil akhir harus tetap disyukuri, kendati sesuai target sebenarnya mengincar tiga poin dari laga kontra Bandung United ini.

“Yang terpenting kami bekerja selama 90 menit dan berkerja keras. Kemudian hasil akhirnya harus tetap kami syukuri,” ujar Jafri Sastra.

Yang pasti, lanjut Jafri, pasukannya masih punya lima pertandingan di sisa pertandingan dan tentunya tidak ingin kehilangan poin.

“Kami harus kerja keras lagi karena masih ada pertandingan away yang harus kami hadapi, setelah ini melawan Persita Tangerang. Semua pertandingan di sisa kompetisi wilayah barat tentu bukan hal yang mudah. Tapi, kami bersama pemain akan berusaha dan bekerja keras untuk meraih poin,” tegas mantan pelatih PSIS Semarang ini.