Jadi Penguasa Grup F Liga 3 PSSI Aceh, Ini Komentar Presiden Galacticos

Tim bertaburan bintang, Galacticos Peusangan Raya, Bireuen lolos ke babak enam besar Liga 3 PSSI Aceh.

Keberhasilan mereka merebut tiket menuju Kota Banda Aceh setelah sukses mengumpulkan 13 poin di putaran kedua.

Martunis BA dkk tampil sebagai penguasa Grup F babak 12 besar Kompetisi Liga 3 PSSI Aceh, di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Gayo Lues, Sabtu (14/9/2019).

13 angka yang diperoleh H Uun Saifannur dkk setelah dalam lima kali pertandingan, mereka mampu menang empat kali, dan satu kali seri.

Alvin Nasution dkk menang atas Persada Blangpidie, PSAB Aceh (2-0) Besar, PS Peureulak Raya (2-1), dan PSKBS Kota Binje, Aceh Timur.
Hanya saja, ketika bertemu tuan rumah PSGL Gayo Lues, Ridha Umami, Usman Reusep dan Andre Meireza harus bermain 0-0.

Bagi Galacticos Peusangan Raya, ini untuk kedua kalinya mereka sukses sebagai juara grup.

Di putaran pertama penyisihan grup, mereka juga tampil sebagai juara grup seusai menyisihkan PSLS Lhokseumawe, dan tuan rumah Persip Pase.

Menyusul kesuksesan ini, Presiden Galacticos Peusangan Raya, H Uun Saifannur angkat bicara.

Didampingi bendaharanya, Rizki Mualana dan Humas Brek Tanjong, kepada Serambinews.com, Sabtu (14/9/2019) mengatakan, dirinya sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh pada babak 12 besar di Gayo Lues.

“Keberhasilan ini semua berkat perjuangan manajer, pemain, pelatih, asisten pelatih dan ofisial,” komentar H Uun.

Dikatakan putra Bupati Bireuen, H Saifannur ini, kekompakan pemain di lapangan dan ofisial tim di luar, sudah memberikan hasil mengesankan.

“Ini bukan akhir buat kami, kita jangan berbangga diri, karena perjuangan masih panjang,” ungkap pemilik klub itu.

Menurut H Uun, mereka akan langsung berbenah guna mempersiapkan diri menghadapi babak enam besar.

Sebagaimana surat dari Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam SE MM, bahwa guliran enam besar akan dipentaskan di Kota Banda Aceh.

“Kita akan langsung berbenah. Semua kekurangan dan kelemahan selama bertanding di Gayo Lues, akan kita evaluasi,” pungkas pengusaha muda Aceh ini. (*)